Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Belum Maksimal, Ini Alasannya

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Sosial Kabupaten Belitung Haziarto mengatakan kasus-kasus kekerasan

Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Belum Maksimal, Ini Alasannya
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Pelatihan sistem pencatatan dan pelaporan kasus yang diadakan DPPPAS Kabupaten Belitung, Selasa (30/7/2019). 

Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Belum Maksimal, Ini Alasannya

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Sosial Kabupaten Belitung Haziarto mengatakan kasus-kasus kekerasan baik fisik dan psikis pada perempuan dan anak belum bisa dicatat dan dilaporkan secara maksimal.

Keakuratan pencatatan ini dipengaruhi karena kurangnya kelengkapan administrasi dari masyarakat Belitung dan masyarakat luar daerah.

"Masyarakat luar yang masuk ke Belitung belum diselesaikan administrasi pindah jiwa, belum melaporkan ke RT sehingga tidak ada keterangan domisili, bahkan kada dua tahun belum memiliki surat kependudukan," ujarnya, Selasa (30/7/2019).

Menurutnya, ini akan mempengaruhi tindaklanjut yang akan dilakukan berkaitan masalah penanganan kasus dan kesehatan.

"Kalau sakit tidak dilayami BPJS makanya menjadi tanggung jawab pemerintah, jadi harus mendata kependudukan dulu," ujarnya.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved