Pindahkan Ibu Kota Negara ke Pulau Kalimantan, Jusuf Kalla Sebut Perlu Banyak Pertimbangan

Lebih lanjut JK menyatakan bahwa pemilihan ibu kota negara harus dilakukan secara benar, dengan mempertimbangkan hal-hal tertentu.

Pindahkan Ibu Kota Negara ke Pulau Kalimantan, Jusuf Kalla Sebut Perlu Banyak Pertimbangan
Biro Pers Setpres/Kris
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (8/11/2018) 

POSBELITUNG.CO-- Wacana pemindahan ibukota negara Indonesia ke Pulau Kalimantan kian santer. Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK),  angkat suara terkait pemindahan ibu kota negara ke pulau Kalimantan.

Seperti dikutip TribunWow.com dari dari channel YouTube Kompas TV yang diunggah Rabu (31/7/2019), JK menyatakan bahwa hal yang perlu dikhawatirkan dari pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan adalah resiko kebakaran.

Pasalnya Pulau Kalimantan banyak terdapat lahan gambut yang mudah terbakar.

"Kalau di Kalimantan contohnya lahan gambut kan banyak, mudah terbakar," ucap JK.

Lebih lanjut JK menyatakan bahwa pemilihan ibu kota negara harus dilakukan secara benar, dengan mempertimbangkan hal-hal tertentu. 

"Kalau di Kalimantan Timur kan banyak bekas-bekas lubang tambang, jadi semua harus dipilih dengan betul," lanjutnya.

JK mengungkapkan bahwa proses pemindahan ibu kota negara membutuhkan waktu yang lama.

"Tapi ini ya memakan tempo panjang," ucapnya.

Menurutnya, ketersediaan inftrastruktur juga harus jadi pertimbangan dalam memilih ibu kota negara yang baru. 

"Masih dalam kajian, akan bisa baik kalau ada jalannya di mana, ada jembatannya di mana, kalau tidak ada apa-apanya gimanamau dipilih," kata JK.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved