Kriminalitas

Polsek Tanjungpandan Ungkap Kasus Pencurian di PPN, Pelaku Jual Hasil Curian Untuk Mabuk-Mabukan

Jajaran Polsek Tanjungpandan kembali menangkap Aris (20) pelaku tindak pidana pencurian ‎dinamo starter dan cas pada Minggu (28/7/2019).

Polsek Tanjungpandan Ungkap Kasus Pencurian di PPN, Pelaku Jual Hasil Curian Untuk Mabuk-Mabukan
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko (tengah) melakukan konferensi pers pengungkapan kasus 

POSBELITUNG.CO-- Jajaran Polsek Tanjungpandan kembali menangkap Aris (20) pelaku tindak pidana pencurian ‎dinamo starter dan cas pada Minggu (28/7/2019).

Pengungkapan pelaku pencurian dengan TKP di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) itu dilakukan jajaran Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan sebelum 24 jam.

"Berdasarkan informasi dari nelayan setempat kami mendapatkan satu nama terduga pelaku. Kebetulan dia ini juga nelayan dari Pulau Pongok tapi alamat tinggal di Jalan Kamboja, Kecamatan Tanjungpandan," ungkap Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko kepada posbelitung.co, Rabu‎ (31/7/2019).

Ia mengatakan pelaku sudah menjual satu barang hasil curian ‎berupa dinamo cas di tukang besi bekas dengan harga Rp 600 ribu.

Sementara itu uangnya dipakai untuk keperluan sehari-hari ‎serta mabuk-mabukan.

Menurutnya pelaku melakukan aksi seorang diri disaat perahu sudah ditinggal pemiliknya pada larut malam.

"Pelaku saat ini ditahan di Mapolsek Tanjungpandan selama 20 hari untuk keperluan penyidikan. Pasal yang disangkakan sementara 363 subsider 362 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun," kata Agus.

Pencurian tersebut terjadi pada Rabu (24/7/2019) lalu tetapi saat ingin melapor‎, Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan meminta korban dalam hal ini Akian memastikan kehilangan barang tersebut.

Dalam artian, masih terdapat kemungkinan diamankan anak buah kerja atau memang benar dicuri.

"Akhirnya kami berikan waktu tiga hari. Setelah itu bisa dipastikan barangnya benar-benar telah dicuri dan anggota langsung melakukan penyelidikan," ungkapnya.

Ia menambahkan tindak pidana tersebut perlu dilaporkan karena PPN telah dimanfaatkan oleh nelayan dari berbagai daerah sehingga untuk memberikan rasa aman. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved