DLH Belitung Akan Tata Lokasi Yang Diberlakukan Perbup Nomor 23 Tahun 2019

Plt Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Edi Usdianto mengatakan, selama satu bulan kedepan memberlakukan sosialisasi

DLH Belitung Akan Tata Lokasi Yang Diberlakukan Perbup Nomor 23 Tahun 2019
dok pos belitung
Edi Usdianto. 

DLH Belitung Akan Tata Lokasi Yang Diberlakukan Perbup Nomor 23 Tahun 2019

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Plt Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Edi Usdianto mengatakan, selama satu bulan kedepan memberlakukan sosialisasi terhadap Peraturan Bupati (Perbup) Belitung nomor 23 tahun 2019 tentang tata cara penerapan sanksi pelanggaran atas larangan membuang sampah tidak pada tempat yang telah ditentukan atau di sediakan.

Kurun waktu satu bulan itu pula, DLH akan melakukan penataan atau pemetaan terhadap wilayah - wilayah yang diberlakukan, terlebih dahulu untuk Perbup tersebut, pada tanggal 1 September 2019 mendatang.

"Jadi kawasan-kawasan yang memang dilarang nanti nya membuang sampah sembarangan. Jadi kawasan ini betul - betul bebas dari sampah, terutama sampah plastik," ungkap Edi Usdianto kepada posbelitung.co, Jumat (2/8/2019).

Rencana nya, wilayah bebas sampah untuk penerapan Perbup tersebut seperti Taman Hiburan Tanjung Pendam, Gedung Nasional Tanjungpandan, dan Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk.

"Ya istilahnya tempat masyarakat nongkrong lah. Memang prioritas nya tempat wisata, dan termasuk perbup ini berlaku untuk wisatawan, jadi nanti kami akan undang juga pelaku wisata untuk sosialisasi perbup ini," ujarnya.

Kata dia, untuk mengetahui siapa yang membuang sampah sembarangan, di tempat-tempat tertentu Satgas Lebah dan Satpol PP Kabupaten Belitung akan melakukan patroli rutin untuk melakukan pengawasan.

"Kalau ada yang tertangkap, maka akan diberikan tilang, dan identitas berupa KTP (kartu tanda penduduk) atau identitas lain akan kami tahan. Nah yang pelaku pembuang sampah itu nanti harus mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Tanjungpandan," jelasnya.

Sebelumnya, sanksi apabila melakukan pelanggaran atau membuang sampah sembarangan, maka sesuai dengan Bab II pasal 2 Perbup tersebut maka akan dikenakan denda setinggi-tingginya Rp 50.000.000,- atau hukuman kurungan paling lama 3 bulan.

Denda dan hukuman itu, sesuai dengan pasal 53 Perda Kabupaten Belitung nomor 11 tahun 2015 tentang pengelolaan sampah, dan ketentuan pasal 57 Perda nomor 5 tahun 2014 tentang Ketertiban Umum (Tibum).

Perda ini, kini sudah resmi ditanda tangani oleh Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung H MZ Hendra Caya dan Kabag Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Belitung Imam Fadhli.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved