Breaking News:

Berita Belitung

Hasil Raperda RZWP3K, Belitung Timur Zero Tambang Laut

zona tersebut telah digantikan peruntukkannya dengan zona perikanan tangkap, pariwisata, industri perikanan, konservasi dan pelabuhan.

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Istimewa
Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza (tengah batu batik) bersama dengan Anggota DPRD Beltim Koko Haryanto (kiri baju hitam) saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat pembahasan tahap akhir Raperda RZWP3K di DPRD Provinsi Bangka Belitung. Jumat (2/7/2019) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Rapat Dengar Pendapat pembahasan tahap akhir Raperda RZWP3K di DPRD Provinsi Bangka Belitung menetapkan Laut Belitung Timur (Beltim) dalam posisi Zero IUP Tambang Laut. Hal ini diutarakan oleh Koko Haryanto, Anggota DPRD Beltim yang juga mantan ketua Pansus Tambang Laut.

Koko yang hadir bersama sama Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza Mahendra menyampaikan bahwa pembahasan Raperda tersebut khususnya untuk wilayah Belitung Timur Dianggap telah selesai dan disepakati untuk laut Belitung Timur, tidak lagi terdapat IUP Tambang Laut, baik punya PT. Timah maupun Swasta.

"Betul, Dalam Rapat tadi, Zona Laut Belitung Timur telah diputihkan dari IUP Tambang Laut," ujar Koko melalaui rilisnya, Jumat (2/7/2019).

Koko menambahkan zona tersebut telah digantikan peruntukkannya dengan zona perikanan tangkap, pariwisata, industri perikanan, konservasi dan pelabuhan.

Menurutnya hal tersebut sejalan dengan rekomendasi Pansus Tambang Laut tahun lalu yang merekomendasikan agar laut Belitung Timur tidak untuk zona Tambang Laut.

Koko melanjutkan ini baru sebatas raperda, sehingga perlu terus dikawal dalam proses pembahasannya hingga menjadi Perda Provinsi nantinya.

 "Tentu ini harus dikawal terus, saya kira, bapak bapak anggota DPRD Provinsi dari Belitung harus bekerja keras dan serius mengawal Raperda ini. Mudah-mudahan tidak banyak perubahan lagi nantinya setelah menjadi perda, sehingga ruang laut dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan kegiatan produktif yang dapat memacu perekonomian Belitung Timur dari sektor Non Tambang Laut," katanya.

"Kami tadi mendengar bagaimana Bupati Bangka Tengah juga mengingikan agar wilayahnya zero tambang, karena ia sudah melihat dan merasakan dampaknya, dimana PAD dari sektor tersebut hanya 4 Milyar, tidak sebending dengan kerusakannya," beber Koko. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved