Berita Belitung

Disbudpar akan Gelar Festival Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur

Pada pelaksanaannya nanti akan ditampilkan hasil olahan-olahan dari rempah yang ada di Beltim, yang dipamerkan di stand-stand dari komunitas

Disbudpar akan Gelar Festival Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur
posbelitung.co/Suharli
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung, Evi Nardi. Rabu (7/8/2019) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten (Disbudpar) Belitung Timur akan mengelar Festival Jelajah pesona jalur rempah Belitung Timur yang rencananya dipusatkan di Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur pada 26-31 Agustus 2019 akan datang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung, Evi Nardi saat ditemui posbelitung.co mangatakan output yang diharapkan dari kegiatan ini, karena Beltim sudah melakukan kajian secara keilmuan terkait dengan sejarah maritim.

"Kajian itu dilakukan kerjasama dengan kementrian Kelautan dengan arkeologi nasional, jadi dari laut sampai darat sudah ditemukan bukti-bukti bahwa Beltim merupakan bagian jalur perdagangan dunia pada masa lalu, nah untuk even bagaimana kami mengemas hasil kajian tersebut menjadi suatu even yang memiliki edukasi terkait sejarah dan budaya tersebut,' ujar Evi kepada posbelitung, Rabu (7/8/2019).

Dijelaskan Evi Beltim sendiri memiliki komuditi rempah, rempah itu meliputi sepang,pelawan,lada dan sebagainya, Yang nanti akan ditampilkan dalam even Jelajah pesona jalur rempah Belitung selama enam hari.

"Dengan adanya festival ini biar masyarakat berpatisipasi dan mengetahui juga bahwa Beltim ini bagian suatu sejarah yang merupakan jalur rempah, daerah yang strategis memiliki potensi," ujar Evi.

Evi juga mengatakan pada pelaksanaannya nanti juga akan ditampilkan hasil olahan-olahan dari rempah yang ada di Beltim yang dipamerkan di stand-stand dari komunitas-komunitas. Seperti jahe sapu sapu, jahe lada dari Desa cendil, teh pelawan dan aik sepang dari tebat Rasau, desa limbongan ada lada bubuknya dan sebagainya.

"Selain sebagai even pariwisata, bisa menjadi momentum untuk masyarakat memperlihatkan berbagai macam prodak olahan rempah dari daerahnya," kata Evi.

Adapun kegiatan acara spesial yang akan dilaksanakan yakni "1001 teh pelawan" pada acara Puncak kegiatan pada 31 Agustus.

"Kenapa teh pelawan, karena ini prodak satu-satunya di Belitung Timur, dari prodak hasil olahan di tebat rasau," beber Evi.

Selain itu pada acara puncak juga akan dimeriahkan oleh band Steven and Coconut Treez.

(posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved