Berita Belitung

Mahasiswa dan Pelajar Nilai Seperti Ini Terhadap Beroperasi X-BAR

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Akademi Manajemen Belitung (BEM AMB) M Ikhsan, angkat bicara terhadap launching tempat hiburan malam X-Bar

Mahasiswa dan Pelajar Nilai Seperti Ini Terhadap Beroperasi X-BAR
Ist/dok pribadi Ikhsan
Ikhsan. 

POSBELITUNG.CO-- Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Akademi Manajemen Belitung (BEM AMB) M Ikhsan, angkat bicara terhadap launching tempat hiburan malam (THM) Extreme-BAR atau X-BAR yang beralamatkan di Jalan Patimura, Kelurahan Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung.

Beroperasi X-BAR tersebut sangat disayangkan oleh mahasiswa, lantaran pemerintah daerah Kabupaten Belitung secara langsung yang melakukan pemotongan pita. Padahal, untuk operasional tempat tersebut, hingga sekarang belum memiliki izin secara resmi.

"Itu yang kami sayangkan sekali, istilahnya tempat ini belum ada izin tapi sudah di operasionalkan. Nah ini tidak ada ketegasan dari pemerintah, di tambah lagi salah satu dari manajemen X-BAR membuat panas situasi dengan memposting perihal yang tidak ada kaitan dengan X-BAR, ini yang membuat blunder," kata M Ikhsan kepada Posbelitung.co, Jumat (9/8/2019)

Ia meminta, agar pemerintah daerah bersikap tegas, selektif, dan objektif dalam memberikan izin terhadap investasi yang di Kabupaten Belitung. Tentunya harus ditimbang baik dan buruk dampak dari investasi tersebut kedepan, serta harus dilihat lebih banyak manfaat dari pada mudarotnya bagi masyarakat di Kabupaten Belitung.

"Kami minta kepada pemerintah daerah, supaya selektif dalam memberikan izin usaha dan bentuk investasi yang akan masuk ke kabupaten Belitung, jangan sampai dampak rencana investasi berimbas kepada keresahan masyarakat, dan merusak ketentraman serta kedamaian masyarakat Belitung. Tempat maksiat sudah banyak, ke depan perpanjangan izin tempat-tempat maksiat jangan diberikan, yang baru mau buka juga jangan diberikan izin," pinta Iksan.

Terpisah, Ketua Ikatan Keluarga Pelajar Belitung (IKPB) Cabang Kabupaten Belitung Dicky Febriawan, menyampaikan secara tegas bahwa IKPB kini sudah mengambil sikap untuk melakukan penolakan terhadap beroperasi nya X-BAR tersebut.

Soft opening yang sudah dilakukan tanda memgantongi izin secara resmi, tentu sebagai bentuk intimidasi kepada masyarakat dan pemuda.

"Maka dari itu kami sangat menolak dengan tegas adanya x-bar di Belitung, apalagi sampai beroperasi dengan segala bentuk isinya. Menurut saya dengan adanya hiburan malam seperti x-bar ini akan membentuk kontruksi sosial pada masyarakat, khususnya pemuda yang lama-kelamaan akan mengalami perubahan," kata Dicky.

"Terbentuklah kebiasaan seperti dari aspek gaya hidup hedonis, mabuk-mabukan, berfoya-foya, narkoba, seks bebas dan lain-lain. Tanpa memiliki kesadaran moral yang baik dan cenderung hanya mencari kesenangan serta kebahagiaan sesaat, sehingga menghalalkan segala cara, ditambah lagi pola hidup konsumtif dan follower nantinya," sesal Dicky.

Perihal semacam itu, kata dia, yang menyebabkan kemerosotan nilai sosial di dalam masyarakat.                  Oleh karena itu pihaknya mengajak masyarakat lainnya untuk melakukan pencegahan, sebab pembangunan yang paling penting untuk masa depan yang lebih baik yaitu, membangun indeks manusianya yang berkualitas, baik dari segi pendidikannya, kesehatan, lingkungan berakhlak, da. memiliki karakter yang baik serta integritas.

Halaman
123
Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved