Petani Lada Desa Lintang Keluhkan Harga Lada

Petani lada di Desa Lintang, Kecamatan Simpang Renggiang memasuki masa panen lada satu bulan belakangan ini.

Petani Lada Desa Lintang Keluhkan Harga Lada
Posbelitung/suharli
Tanaman lada atau dikenal masyarakat Bangka Belitung dengan sahang yang sudah berbuah 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Petani lada di Desa Lintang, Kecamatan Simpang Renggiang memasuki masa panen lada satu bulan terakhir. Namun malangnya ketika memasuki musim Panen harga dari lada tidak sesuai dengan yang mereka harapkan.

Kapala Desa Lintang Indriatno menyampaikan saat ini ada sekitar 40 persen dari warga Desanya bertanam lada, jumlah itu menurutnya menyusut dikarenakan harga lada terus menurun beberapa belakangan ini.

"Akhir lebaran Idul fitri lalu kami memasuki musim panen sahang (lada red). Saya kira ada 40 persenan warga tanam lada, karena harga murah ini, sebagian yang meninggalkan kebun sahang, kalau
Dulu sih hampir 90 persen yang bertanam lada, banyak yang lari ketambang," ujar Indriatno yang juga bertanam lada kepada posbelitung.co, Jumat (9/8/2019).

Dia mengaku awalnya menanam 7000 batang lada, karena terkena sakit kuning, ladanya tinggal tersisa 5000 batang.

Menurutnya harga lada yang diambil dari petani saat ini sekitar Rp 46.500,- perkilogram. Dia juga menyampaikan dari tiga dusun yang ada di desa Lintang, dusun Lintang dan Dusun Aik selumar lah yang banyak bertanam lada.

"Ada calo yang ngambil (lada) dari Tanjungpandan datang kerumah-rumah," ujarnya.

Kades Lintang berpendapat terkait jumlah petani lada yang berkurang, menurutnya tergantung dari harga lada itu sendiri, kalau harganya menjanjikan tentunya para petani masih banyak yang bertahan.

"Kalau harganya membaik tentunya petani akan semakin giat, saya si sebagai Kades berharap harga lada bisa meninggkat," ucap Indriatno.

Dia pun mengaku warganya sering berkeluh kesah dikarenakan harga turun sedangkan pupuk untuk lada harganya mahal.

"Kalau dari desa memang belum ada memberikan bantuan, tetapi kami sampaikan juga keluhan ke Dinas pertanian. Tahun ini dibantu bibit lada 12 ribu bibit, tahun kemarin juga ada bantuan bibit lada cuman saya tidak ingat jumlah persisnya berapa," ujarnya.

(Posbelitung.co/suharli)

Penulis: Suharli
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved