Berita Belitung

Beberapa Warga Suku Sawang Dapat Ijazah Paket B, Usia Bukan Kendala Untuk Belajar

Beberapa warga suku Sawang yang baru mendapatkan ijazah Paket B, bertempat di SDN 7 Gantung

Beberapa Warga Suku Sawang Dapat Ijazah Paket B, Usia Bukan Kendala Untuk Belajar
istimewa
Satu diantara warga suku Sawang Gantong, saat membubuhkan cap tiga jari di ijazah miliknya yang dibantu oleh penanggung Jawab PKBM Taruna Maju Gantung, Sabtu (10/9/2019) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Menuntut ilmu tiada batasan usia, asal berkeinginan kuat untuk belajar tentunya kan menuai hasil, hal tersebut tercermin kepada beberapa warga suku Sawang yang baru mendapatkan ijazah Paket B, bertempat di SDN 7 Gantung, Sabtu (10/8/2019).

Direktur Eksekutif LPMP Air Mata Air (Amair) sekaligus Penanggung Jawab Program Peduli di Kabupaten Belitung Timur, Riska mengatakan dalam usia yang sudah beragam mulai dari 19 tahun sampai dengan 34 tahun mereka masih bersemangat untuk belajar.

LPMP Amair bersama dengan Dinas pendidikan Kabupaten Belitung Timur dan juga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Taruna Maju Kecamatan Gantung, diketahui telah mendampingi warga suku sawang yang ingin menimba ilmu sejak 2015 silam.

"Fasilitasi sekolah penyetaraan Paket ini sudah dimulai dari 2015 untuk Paket A (setara SD) sampai 2016 itu lulus. dan lanjut daftar Paket B (setara SMP), namun pelaksanaan kelas belajar mengajarnya baru dimulai akhir Tahun 2017, dan sampai 2019 ini ikut serta di USBN & UNBK," jelas Riska kepada posbelitung, Sabtu (10/9/2019).

Pembagian Ijazah Paket B (Setara SMP) dilaksanakan di SDN 7 Gantung, dengan Peserta Paket B yang menerima Ijazah ini sebanyak 17 orang warga belajar, yang satu tahun lalu Ikut serta dalam kelas belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Taruna Maju Kecamatan Gantung dan dilanjutkan ikut sampai ketahap Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Menurut Riska USBN dilaksanakan di SDN 9 Gantung pada tgl 24 - 27 April 2019 lalu, sedangkan untuk UNBK dilaksanakan di SMAN 1 Gantung pada tgl 10,11 & 13 Mei 2019. Adapun peserta belajar ini terdiri dari 10 orang warga non Sawang dan 7 orang dari Suku Sawang Gantong.

"Fasilitasi ini juga dak lepas dari peran Dinas Pendidikan Beltim dan PKBM Taruna Maju selaku lembaga pelaksana sekolah Paket," ucap Riska.

Sementara itu Pendiri LPMP Amair, Wahyu Epan Yudhistira kepada posbelitung.co mengutarakan kegembiraannya. Dia pun berkisah di awal Keberlanjutan Paket B ada 11 orang Sawang yang mendaftar dengan rincian delapaan orang sebelumnya yang pernah ikut serta di Paket A ditambah tiga orang Sawang pendaftar baru untuk mengambil sekolah paket B.

Namun dalam proses pelaksanaan Paket B dari 2016 - 2019 ini, hanya tujuh orang Sawang yang bertahan dan sampai ketahap ikut serta di USBN dan UNBK.

"Alhamdulillah, hari ini tujuh pemuda suku Sawang Gantong dari sudah menerima ijazah Paket B bersama dengan peserta didik PKBM Taruna Maju lainnya, ikhtiar bersama selama tiga tahun terakhir ini memotivasi, mendampingi dan memfasilitasi mereka termasuk saat ditingkat Paket A, anggaplah ini syukuran keciI-kecilan kami, atas pencapaian yang menurut kami tidak sederhana walau mungkin bagi yang lain ini sepele, kami percaya satu diantara esensi pendidikan yaitu memuliakan," ujar Epan.

(posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved