Ini Identitas Korban KM Rezeki Penuh I yang Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Minggu

Kepala Basarnas Pos SAR Belitung Rahmatullah mengungapkan identitas empat korban KM Rezeki Penuh I yang hingga kini belum ditemukan

Ini Identitas Korban KM Rezeki Penuh I yang Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Minggu
Pos Belitung/Disa Aryandi
ABK KM Rezeki Penuh I ketika tiba di Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung, Sabtu (10/8/2019) 

Untuk kapal milik Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, kini sudah berbalik arah ke pelabuhan Tanjungpandan berikut dengan sejumlah personil. Sedangkan untuk kapal milik KSOP Kelas V Tanjungpandan pukul 16.00 WIB dalam proses penjemputan korban selamat.

Terdapat tujuh orang yang selamat dalam KM Rezeki tersebut yaitu bernama Roni, Aris, Ahmad, Kartono, Dede Irawan, Asdi, Samsul Arifin. Sedangkan untuk informasi korban yang belum ketemu yaitu korban bernama Irfan Arifin, Wahyu, Selamet danTeguh.

Sebelumnya, Kapal KM Melinda rute Kendawang Kalimantan Barat menuju Bandar Lampung, sabtu (10/8/2019) sekitar pukul 02.40 WIB mengalami tabrakan dengan kapal nelayan KM Rezeki di perairan Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.

Kapal tersebut mengalami kecelakaan laut, tepat pada titik koordinat 2°52.119’S,107°17.773'T dengan jarak : 56.56 NML
Radial : 271,12 derajat.

4 Korban Hilang

Pencarian ke lokasi kecelakaan pelayaran di Selat Nasik (Pos Belitung/Disa Aryandi)
Kapal KM Melinda rute Kendawang Kalimantan Barat menuju Bandar Lampung sekitar pukul 02.40 WIB mengalami tabrakan dengan kapal nelayan KM Rezeki di perairan Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung,  Sabtu (10/8/2019).

Kapal tersebut mengalami kecelakaan laut, tepat pada titik koordinat 2°52.119’S,107°17.773'T dengan jarak : 56.56 NML Radial : 271,12 derajat.

"Kami sudah dapat laporan dan yang melapor itu kapal KM Melinda, ada dua kapal yang mengalami kecelakaan, salah satunya kapal ikan," kata Kepala Pos SAR Pulau Belitung Rahmatullah kepada posbelitung.co.

Rahmat menyebutkan, kabar sementara dari Kapten KM Melinda dari KM Rezeki terdapat tujuh orang yang selamat, yaitu bernama Roni, Aris, Ahmad, Kartono, Dede Irawan, Asdi, Samsul Arifin.

Sementara yang lainnya masih dalam pencarian yakni korban bernama Irfan Arifin, Wahyu, Selamet dan Teguh.

"Sementara untuk informasi seperti itu," ujar Rahmat.

Kapal Terbalik

Tim SAR Gabungan hendak menuju ke lokasi kecelakaan pelayaran, Sabtu (10/8/2019) (Pos Belitung/Disa Aryandi)
ABK KM Melinda sempat melakukan pencarian terhadap korban ABK KM Rezeki, setelah mengalami kecelakaan pelayaran di perairan Pulau Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Sabtu (10/8/2019).

Pencarian tersebut dilakukan oleh kru KM Melinda dengan peralatan seadanya dan menyelamatkan tujuh orang ABK KM Rezeki. Tujuh orang tersebut ketika terjadi tabrakan, sedang berada di bagian atas kapal.

"Informasinya seperti itu untuk sementara ini dan sekarang kapal KM Melinda sudah lego jangkar. Informasinya kru kapal KM Rezeki yang selamat sekarang sudah di kapal KM Melinda itu," kata Kepala Basarnas Pos SAR Belitung Rahmatullah kepada posbelitung.co, sabtu (10/8/2019).

Sedangkan untuk KM Rezeki, dari informasi setelah terjadi tabrakan, posisi kapal tersebut langsung terbalik. Untuk kapal KM Rezeki ini, merupakan kapal nelayan yang hendak memancing, sedangkan kapal KM Melinda tersebut merupakan kapal yang membawa barang.

"Untuk yang empat korban dari KM Rezeki sekarang masih dalam pencarian, dan waktu kejadian itu yang empat orang ketemu ini informasinya sedang berada di dalam rumah kapal," ujarnya.

Sebelumnya, kapal KM Melinda rute Kendawang Kalimantan Barat menuju Bandar Lampung, sabtu (10/8/2019) sekitar pukul 02.40 WIB mengalami tabrakan dengan kapal nelayan KM Rezeki di perairan Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.

Kapal tersebut mengalami kecelakaan laut, tepat pada titik koordinat 2°52.119’S,107°17.773'T dengan jarak : 56.56 NML
Radial : 271,12 derajat.

Informasi sementara, dari Kapten KM Melinda dari KM Rezeki terdapat tujuh orang yang selamat, yaitu bernama Roni, Aris, Ahmad, Kartono, Dede Irawan, Asdi, Samsul Arifin.

Sedangkan untuk informasi masih dalam pencarian yaitu korban bernama Irfan Arifin, Wahyu, Selamet danTeguh.

Diduga Human Error

Tim SAR Gabungan, sabtu (10/8/2019) berangkat menuju lokasi kecelakaan pelayaran. (Pos Belitung/Disa Aryandi)
Kecelakaan pelayaran di Perairan Pulau Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Sabtu (10/8/2019) diduga sementara karena human error.

Kapal KM Melinda dan Kapal KM Rezeki tersebut sama-sama melintas di perairan yang biasa disebut line satu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun posbelitung.co, Kapal KM Melinda dan kapal KM Rezeki sama-sama melintas di jalur yang sama dan berlawanan. Capten KM Melinda ketika sudah melihat kapal KM Rezeki, langsung memberikan kontak melalui radio Handy Talky (HT) untuk menepi.

Namun kontak melalui Radio HT itu, tidak ada jawaban alias tidak ada balasan dari kru KM Rezeki. Lantaran kapal tersebut semakin dekat, sehingga capten KM Melinda langsung menyorot KM Rezeki dengan lampu tembak, kendati tidak ada reaksi.

Ketika kapal KM Rezeki semakin dekat dengan KM Melinda, maka kapal KM Rezeki langsung melakukan manufer ke bagian sebelah kiri, dan terkena buritan kapal KM Melinda. Sehingga terjadi lah kecelakaan pelayaran dan membuat kapal KM Rezeki langsung terbalik.

"Untuk kejadian kecelakaan itu tepat pukul 22.30 WIB dan KM Melinda ini berangkat dari Kalimantan Barat pukul 15.30 WIB Jumat kemarin. Nah sebelum kejadian itu, KM Melinda ini sudah berupaya melakukan kontak dengan KM Rezeki sebanyak tiga kali, tapi tidak ada jawaban," kata Kepala Basarnas Pos SAR Pulau Belitung Rahmatullah kepada posbelitung.co, sabtu (10/8/2019).

Sebelumnya, kapal KM Melinda rute Kendawang Kalimantan Barat menuju Bandar Lampung, sabtu (10/8/2019) sekitar pukul 02.40 WIB mengalami tabrakan dengan kapal nelayan KM Rezeki di perairan Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.

Kapal tersebut mengalami kecelakaan laut, tepat pada titik koordinat 2°52.119’S,107°17.773'T dengan jarak : 56.56 NML
Radial : 271,12 derajat.

Informasi sementara, dari Kapten KM Melinda dari KM Rezeki terdapat tujuh orang yang selamat, yaitu bernama Roni, Aris, Ahmad, Kartono, Dede Irawan, Asdi, Samsul Arifin.

Sedangkan untuk informasi masih dalam pencarian yaitu korban bernama Irfan Arifin, Wahyu, Selamet danTeguh.

Sempat Lakukan Pencarian

ABK KM Melinda, sabtu (10/8/2019) sempat melakukan pencarian terhadap korban ABK KM Rezeki, setelah mengalami kecelakaan pelayaran di perairan Pulau Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.

Pencarian tersebut dilakukan oleh kru KM Melinda dengan peralatan seadanya dan menyelamatkan tujuh orang ABK KM Rezeki. Tujuh orang tersebut ketika terjadi tabrakan, sedang berada di bagian atas kapal.

"Informasinya seperti itu untuk sementara ini dan sekarang kapal KM Melinda sudah lego jangkar. Informasinya kru kapal KM Rezeki yang selamat sekarang sudah di kapal KM Melinda itu," kata Kepala Basarnas Pos SAR Belitung Rahmatullah.

Sedangkan untuk KM Rezeki, dari informasi setelah terjadi tabrakan, posisi kapal tersebut langsung terbalik. Untuk kapal KM Rezeki ini, merupakan kapal nelayan yang hendak memancing, sedangkan kapal KM Melinda tersebut merupakan kapal yang membawa barang.

"Untuk yang empat korban dari KM Rezeki sekarang masih dalam pencarian, dan waktu kejadian itu yang empat orang ketemu ini informasi nya sedang berada di dalam rumah kapal," ujarnya.

Lajur ALKI

Pelaksana Harian Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Tanjungpandan, Aidil Futrah mengatakan, kecelakaan pelayaran di perairan Pulau Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, sabtu (10/8/2019) ternyata berada tepat di Alur Kapal Kepulauan Indonesia (ALKI).

"Iya, itu berada di jalur ALKI, dan kapal KM Melinda itu tujuan Lampung. Mereka berangkat dari Kendawangan Kalimantan Barat kemarin (Jumat) dan diperkirakan mereka berlayar menuju Lampung, paling tidak selama empat hari," kata Aidil kepada posbelitung.co, sabtu (10/8/2019).

Aidil mengatakan, kapal KM Melinda tersebut adalah kapal berbahan besi yang belum diketahui secara pasti membawa muatan apa. Namun untuk jenis kapal ini adalah kapal cargo dengan ukuran panjang 54 meter kali 11 meter.

"Kalau untuk kapal KM Rezeki, kapal kayu, kemungkinan nelayan mancing. Kami masih menunggu informasi tambahan, sekarang tim gabungan sedang menuju lokasi kecelakaan kapal," ujarnya.

Sebelumnya, kapal KM Melinda rute Kendawang Kalimantan Barat menuju Bandar Lampung, sabtu (10/8/2019) sekitar pukul 02.40 WIB mengalami tabrakan dengan kapal nelayan KM Rezeki di perairan Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.

Kapal tersebut mengalami kecelakaan laut, tepat pada titik koordinat 2°52.119’S,107°17.773'T dengan jarak : 56.56 NML
Radial : 271,12 derajat.

Informasi sementara, dari Kapten KM Melinda dari KM Rezeki terdapat tujuh orang yang selamat, yaitu bernama Roni, Aris, Ahmad, Kartono, Dede Irawan, Asdi, Samsul Arifin.

Sedangkan untuk informasi masih dalam pencarian yaitu korban bernama Irfan Arifin, Wahyu, Selamet danTeguh.

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved