XL Axiata Youth Leadership Camp Kembali Digelar, Bekali Generasi Muda Beragam Soft Skill

Sebanyak total 600 siswa setingkat SMA/SMK akan mengikuti program tahunan yang akan berlangsung di enam kota ini

XL Axiata Youth Leadership Camp Kembali Digelar, Bekali Generasi Muda Beragam Soft Skill
IST/Dok XL Axiata
Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Purwadi Sutanto bersama Perwakilan WANTANNAS, Kolonel Sus TNI AU Nurofik, Group Head People Service XL Axiata, M. Hira Kurnia dan Group Head XL Axiata Regional Jabodetabek, Bambang Parikesit foto bersama dengan perwakilan siswa-siswi SMA dan SMK peserta XYLC 2019. 

POSBELITUNG,CO, JAKARTA - XL Axiata bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia kembali menyelenggarakan program pengembangan kepemimpinan dan karakter XL Axiata Youth Leadership Camp (XYLC) 2019.

Sebanyak total 600 siswa setingkat SMA/SMK akan mengikuti program tahunan yang akan berlangsung di enam kota ini. Acara pertama akan berlangsung di Bogor sepanjang akhir pekan ini, 9-10 Agustus 2019 dengan peserta dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

Group Head People Services XL Axiata, M. Hira Kurnia bersama Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Purwadi Sutanto, secara resmi membuka kegiatan tersebut di Bogor pada Jumat (9/8/2019)

"Ini merupakan upaya ikut serta memajukan dunia pendidikan di Indonesia terus kami kembangkan. Karena itu, tahun ini kami memutuskan untuk melanjutkan program XYLC ini dengan kembali menggandeng Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai institusi yang paling berkompeten di bidang ini. Kami juga masih akan menerapkan kurikulum yang dapat membantu para pelajar SMA/SMK menghadapi revolusi industri 4.0, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan soft skill yang belum banyak diajarkan di sekolah formal," ujar Group Head People Services XL Axiata, M. Hira Kurnia dalam rilis yang diterima posbelitung.co, Sabtu (10/8/2019).

Ia menjelaskan guna menghadapi revolusi industri 4.0 yang saat ini telah berlangsung, ada beberapa kompentensi dasar yang sudah harus dipersiapkan generasi muda Indonesia. Selain berupa hard skills yang sudah banyak diajarkan di sekolah, mereka juga memerlukan soft skills yang akan membantu proses interaksi sosial di semua keahlian. 

Tujuan utama diadakannya XYLC ini adalah untuk menciptakan generasi muda dengan kualitas daya saing tinggi yang adaptif terhadap perubahan yang sesuai dengan tuntutan era revolusi industri 4.0. Untuk itu, XL Axiata telah menyiapkan serangkaian topik pelatihan yang sesuai, yaitu Berpikir Kristis dan Kreatif, Public Speaking, Digital Collaboration, Media Sosial yang Menginspirasi, Pemecahan Masalah, Emotional Intelligence, dan Kepemimpinan.

Secara teknis, para peserta pun akan langsung dibimbing oleh pembicara yang merupakan karyawan XL Axiata dengan expertise yang sudah teruji. Mendapatkan mentoring berkelanjutan dari para mahasiswa peserta XL Future Leaders, dan tentunya akan mendapatkan e-sertifikat dari XL Axiata.

Selain itu, para peserta juga dibekali pemahaman tentang program Bela Negara yang mengangkat tema Menyingkapi Revolusi Industri 4.0 Dalam Konteks Bela Negara. Pembicara dari Dewan Ketahanan Nasional (WANTANNAS) secara langsung memberikan pemaparan materi kepada seluruh peserta melalui metode forum diskusi dua arah.

Pembekalan materi Bela Negara kepada peserta XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 ini merupakan komitmen XL Axiata dalam upaya mendukung pemerintah yang telah diwujudkan melalui kerja sama antara XL Axiata dengan WANTANNAS berdasarkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang telah dilakukan pada akhir Maret 2019 lalu.

Selanjutnya setelah Jakarta, program XYLC akan diselenggarakan di 5 kota lain di bulan Agustus-September, yaitu berturut-turut Semarang, Medan, Makassar, Surabaya, dan terakhir Yogyakarta. Calon peserta masih bisa mendaftar untuk mengikuti program yang berlangsung di 5 kota tersebut. XYLC juga terbuka untuk sekolah-sekolah dari kota atau kabupaten terdekat dengan lokasi XYLC.

Karena kuota peserta yang terbatas hanya 100 peserta per lokasi, maka panitia memprioritaskan peserta yang menjadi pengurus organisasi siswa di sekolah (OSIS, MPK, Pramuka, dll). Diharapkan program ini terus mendapat dukungan dari sekolah yang pernah menerima manfaat.

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved