Kriminalitas

Cabuli Bocah Perempuan, AO Dibekuk Polisi di Rumah Kontrakannya

Jajaran Unit PPA Satreskrim Polres Belitung mengamankan seorang lelaki berinisal HP alias AO terduga pelaku pencabulan

Cabuli Bocah Perempuan, AO Dibekuk Polisi di Rumah Kontrakannya
Ist/dok Satreskrim Polres Belitung
Unit PPA Satreskrim Polres Belitung mengamankan AO pelaku pencabulan. 

POSBELITUNG.CO-- Jajaran Unit PPA Satreskrim Polres Belitung mengamankan seorang lelaki berinisal HP alias AO terduga pelaku pencabulan, Jumat (9/8/2019) lalu.

‎Pria berusia 34 tahun itu dilaporkan tetangganya karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap bocah perempuan sebut saja Bunga berusia 11 tahun.

"Pelaku diamankan ketika sedang berada di rumah kontrakannya di Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Saat ini tengah dilakukan proses sidik," ungkap Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa kepada Posbelitung.co, Minggu (11/8/2019).

Ia menjelaskan, kejadian kasus asusila itu terungkap saat pelapor yakni ibu korban sedang berbincang bersama korban dan keponakannya pada Selasa (6/8/2019) lalu.

Pada saat itu, keponakannya menceritakan kepada pelapor, melihatnya anaknya Bunga (11) ‎sedang berdua di kamar pelaku AO di rumah kontrakkannya pada Minggu (4/8/2019) lalu.

Mendengar cerita tersebut, pelapor langsung curiga sebab Bunga sempat mengeluh sakit pada kemaluannya ketika buang air kecil‎.

Akhir gadis yang duduk di bangku kelas V sekolah dasar itu mengaku telah dicabuli oleh AO saat sedang berada di kontrakannya.

"Mendengar pengakuan itu, ibu korban langsung melapor ke SPK Polres Belitung. Setelah mendapatkan laporan dan keterangan saksi, akhirnya Unit PPA langsung mengamankan pelaku," ujar Erwan.

Atas kejadian tersebut, kata dia, pelaku akan diancam Pasal 88 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Ketetapan Perpu Nomor 1 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 76 E, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved