Jumlah Kebakaran Lahan di Belitung Mulai Meningkat

Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Belitung mencatat 26 kasus kebakaran lahan semenjak 1-13‎ Agustus 2019.

Jumlah Kebakaran Lahan di Belitung Mulai Meningkat
IST/dok Damkar Satpol PP Kabupaten Belitung
Petugas Damkar memadamkan kebakaran lahan diTanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Senin (13/8/2019). 

POSBELITUNG.CO - ‎Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Belitung mencatat 26 kasus kebakaran lahan semenjak 1-13‎ Agustus 2019.

Angka kejadian itu meningkat signifikan dibandingkan Juli lalu hanya 17 kasus kebakaran lahan.

Meskipun demikian seluruh kejadian kebakaran lahan dapat dipadamkan oleh petugas dibantu masyarakat serta instansi terkait lainnya seperti Kodim 0414 Belitung dan Polres Belitung.

"Karena masih musim kemarau dimana cuacanya masih panas, jadi lahan-lahan ini rentan terbakar. Kalau data dari Januari 2019 sampai hari ini sudah mencapai 45 kasus kebakaran hutan," ujar Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Belitung Saiman saat dihubungi posbelitung.co.

Jika dirincikan, pada Selasa (13/8/2019) jumlah kebakaran lahan mencapai lima kasus dalam satu hari.

Kebaran itu terjadi di Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk lalu berlanjut ke Desa Aik Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Dusun Kelekak Usang, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan (belakang RSUD), Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan dan terakhir di Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Badau.

"Paling besar itu di Tanjung Kelayang lahan seperti gambut yang terbakar kemarin itu sekitar empat hektar dan tadi perkiraan tujuh hektar," ungkapnya.

Saiman mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari membuka lahan dengan cara membakar.

Mengingat saat ini Belitung sedang dilanda kemarau, cuaca panas terik disertai angin sehingga lahan-lahan sangat rentan terbakar.

(Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved