Mainan Anak Laki-laki dan Perempuan Sebaiknya Disamakan, Ini Alasannya

Kalau tidak memisahkan permainan bagi anak laki-laki dan perempuan maka akan terlihat ketertarikan dan kelebihannya ketika anak beranjak dewasa

Mainan Anak Laki-laki dan Perempuan Sebaiknya Disamakan, Ini Alasannya
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Narasumber Pengarusutamaan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia Aida Milasari saat menyampaikan materi di Hotel Puncak Pangkalpinang, Selasa (13/8/2019). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Narasumber Pengarusutamaan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia Aida Milasari menjelaskan kesetaraan gender perlu dilatih sejak dini. Menurutnya, orang tua hendaknya tidak memisahkan mainan bagi anaknya.

"Mainannya hendaknya disamakan saja, anak perempuan bisa main robot dan mobil-mobilan. Anak laki-laki juga bisa main boneka atau masak-masakan," jelasnya saat pelatihan pengarusutamaan gender pemberdayaan perempuan bagi anggota forum komunikasi PUSPA daerah di Hotel Puncak Pangkalpinang, Selasa (13/8/2019).

Menerapkan hal tersebut pada buah hatinya, ia mengatakan bahwa anak laki-laki yang bermain boneka akan cenderung menerapkan role play atau bermain peran yang menanamkan sifat penyayang.

"Karena pengaruh bermain saat kecil mempengaruhi. Tapi tetap harus main mobil-mobilan," imbuh dia.

Selain itu, anak juga harus diberikan permainan kognitif seperti puzzle atau mengkonstruksi sesuatu.

Menurutnya, kalau tidak memisahkan permainan bagi anak laki-laki dan perempuan maka akan terlihat ketertarikan dan kelebihannya ketika anak beranjak dewasa.

Aida juga menjelaskan, jenis kelamin atau seks dan gender merupakan hal yang berbeda. Seks lebih berkaitan dengan sifat-sifat lahiriah seperti fisik. Sedangkan gender lebih mengarah pada sifat-sifat non lahiriah.

Ketidakadilan gender bisa menyebabkan terjadinya stereotip dan kekerasan baik fisik maupun mental. Juga menyebabkan marjinalisasi dan seseorang yang merasa lebih tinggi dibandingkan sekitarnya atau subordinasi.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Tags
gender
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved