Berita Belitung

Rute Karnaval di Belitung Tahun Ini Sudah Berubah, Pilih Jalan Lebar Agar Penonton Lebih Nyaman

Untuk rute karnaval 2019 ini akan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya

Rute Karnaval di Belitung Tahun Ini Sudah Berubah, Pilih Jalan Lebar Agar Penonton Lebih Nyaman
Dokumen Pos Belitung
Peserta pawai menggunakan kertas koran harus rela basah karena diguyur hujan. Namun mereka tetap tersenyum dan bersemangat mengikuti pawai. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -Pelaksanaan karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 74, akan berlangsung tertanggal 28 Agustus 2019 mendatang pukul 13.00 WIB.

Untuk rute karnaval kali, akan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yaitu dari Jalan Ahmad Yani - Jalan Diponegoro - Jalan Sriwijaya - Jalan Gegedek dan finish di Tanjung Pendam, Tanjungpandan, Belitung.

Tahun ini ada perubahan rute karnaval, yaitu star di Jalan Ahmad Yani atau di depan Kantor Bupati Belitung - belok ke kanan menuju Jalan Sriwijaya - Lurus hingga Bundaran Satam - Jalan Gegedek dan finish di Pantai wisata Tanjung Pendam.

Namun untuk finish ini, rencananya akan dibagi menjadi tiga tempat. Kategori peserta usia TK dan pocil rencana akan finish cukup sampai terminal Tanjungpandan, sedangkan untuk usia di atas SD kategori berjalan kaki akan finish di Tanjung Pendam.

"Nah kalau untuk kendaraan sepeda, motor, dan mobil nanti di persimpangan Masjid Jamik belok kiri menuju Gedung Nasional. Ini untuk mengantisipasi kemacetan terlalu parah di Tanjung Pendam," kata Ketua Pelaksana Karnaval Karyak kepada posbelitung.co, selasa (13/8/2019).

Kata Karyak, 2019 ini untuk rute memang ada sedikit perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Alasannya, kondisi jalan raya di Jenderal Sudirman lebih lebar dan memudahkan penonton untuk lebih nyaman menonton.

"Itu tidak menggunakan dua jalur, tapi tetap hanya satu jalur saja. Nah satu jalur yang kosong tadi, kemarin ada rencana dari pak Wakil Bupati akan ada panggung - panggung untuk menonton, panggung itu dilengkapi dengan kursi mebel dan AC termasuk makan minum," ujarnya.

Namun yang memfasilitasi panggung tersebut bukan panitia pelaksana melainkan pihak perhotelan. Apabila masyarakat umum ingin menonton maka harus membayar.

"Tapi itu tidak ada sangkut paut dengan kami panitia. Nah yang membagi space itu kemarin dinas pariwisata. Kalau untuk panggung kehormatan nanti di Kolong Kramik," ujarnya.

(posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved