Berita Belitung

Bupati Belitung Sebut Belitung Throne Trophy Bagian Atraksi Pariwisata‎

Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan bahwa negeri Laskar Pelangi sudah dicanangkan pemerintah pusat sebagai 10 Bali baru

Bupati Belitung Sebut Belitung Throne Trophy Bagian Atraksi Pariwisata‎
Posbelitung.co/Suharli
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Kabupaten Belitung Timur dan masyarakat adat Suku Sawang Gantung menggelar Buang Jong selama empat hari sejak Kamis (21/2) Minggu (24/2). 

BANGKAPOS.COM-- Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan bahwa negeri Laskar Pelangi sudah dicanangkan pemerintah pusat sebagai 10 Bali baru dan termasuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Oleh sebab itu sebagai daerah yang tengah mengembangkan sektor pariwisata dibutuhkan aksesibilitas, amenitas dan atraksi.

Menurutnya event Belitung Throne Trophy 2019 termasuk salah satu atraksi yang dibutuhkan Belitung demi menarik minat wisatawan.

"‎Makanya event-event nasional itu banyak kami tarik ke Belitung seperti Triathlon, Kayak Marathon dan sekarang Belitung TT ini," jelas pria yang akrab disapa Sanem itu, Senin (14/8/2019).

Ia mengatakan setiap event yang ber-genre pariwisata tentunya akan mendatangkan multiplayer effect.

Dirinya mencontohkan untuk Belitung TT 2019, setidaknya kamar hotel terisi dan para peserta yang mengikuti rally itu tentunya akan membelanjakan uangnya selama berada di Belitung.

"Orang-orang ini akan belanja setidaknya satu juta satu orang, kalau pesertanya lebih dari 100 orang sudah berapa pemasukan masyarakat. Tapi memang kembali kepada rejeki masing-masing," katanya.

Sanem menambahkan bicara sektor pariwisata memang tidak bisa instan, tetapi dampaknya justru akan timbul beberapa waktu ke depan.

Menurutnya, jika even Belitung TT 2019 sukses digelar, secara otomatis Belitung akan lebih dikenal masyarakat luas. Mengingat event tersebut baru pertama kali digelar di Indonesia.

Oleh sebab itu, kata dia, bagi desa yang belum menerima sosialisasi dari pihak panitia harus pro aktif kelancaran kegiatan dan nama baik Belitung.

"Saya juga kalau di pusat begitu, misalnya ada program baru atau bantuan Belitung belum dapat, langsung datang minta kepada pemerintah. Jadi intinya harus pro aktif jangan menunggu, kalau sifatnya menunggu," katanya.

Meskipun demikian, dirinya mengimbau kepada panitia tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan baik pebalap maupun masyarakat.

Sosialisasi kepada masyarakat tentunya tidak bisa luput‎ mengingat lintasan yang digunakan merupakan jalan umum.

"Intinya koordinasi yang baik kepada semua pihak. Misalnya ada info sampai membatalkan hajatan gara-gara event ini jangan begitu juga tapi koordinasikan dulu bagaimana solusinya," kata Sanem. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved