Satpol PP Belitung Diminta Lakukan Pengawasan Terhadap Extreme BAR

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung diminta oleh Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) untuk melakukan pengawasan

Satpol PP Belitung Diminta Lakukan Pengawasan Terhadap Extreme BAR
Pos Belitung
Bupati Belitung, H Sahani Saleh (Sanem) menutup Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) tingkat Kabupaten Belitung Tahun 2019 di Gedung Nasional Tanjungpandan, Kamis (28/3/2019) malam. 

Satpol PP Belitung Diminta Lakukan Pengawasan Terhadap Extreme BAR

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung diminta oleh Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) untuk melakukan pengawasan terhadap tempat usaha Extreme-BAR alias X-BAR, yang belakangan sudah menjadi polemik.

Kata Sanem, Pemerintah Kabupaten Belitung sekarang ini hanya sebatas bisa melakukan pengawasan terhadap tempat usaha tersebut, lantaran sekarang ini pemilik usaha belum mengantongi izin secara administrasi.

"Jadi hanya sebatas pengawasan saja, soal nya mereka belum ada izin, dan pengawasan ini secara otomatis kami lakukan, mengingat sudah menjadi polemik dan banyak di tolak oleh masyarakat," ungkap Sanem kepada posbelitung.co, Rabu (14/8/2019).

Sebetulnya, lanjut Sanem, sebelum X-BAR mengantongi izin belum boleh beroperasi. Namun kalau sudah ada izin, terdapat reaksi dari masyarakat, maka Pemerintah Belitung bisa dengan mudah melakukan evaluasi terhadap tempat usaha itu.

"Tentu nya kami akan terjunkan Satpol PP kalau mereka sudah ada izin, tapi istilahnya kejadian seperti sekarang. Tentu izinnya akan kami cabut, tapi kalau sekarang ya hanya sebatas pengawasan saja," ujarnya.

Lanjut Sanem, ia pun tidak mempermasalahkan bagi masyarakat yang ingin menolak tentang keberadaan tempat usaha tersebut, lantaran itu bagian dari hak masyarakat. Sebab izin dari beroperasi nya X-BAR itu harus ada persetujuan dari masyarakat.

"Ya kalau tidak ada izin, mau bagaimana. Masyarakat silahkan berpendapat dan bereaksi terkait persoalan ini, tapi saya ingatkan untuk tidak anarkis dan tetap menjaga keamanan serta ketentraman," pungkasnya.

Ikut Masyarakat

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), Rabu (14/8/2019) angkat bicara terkait polemik Tempat Hiburan Malam (THM) Extreme - BAR atau X-BAR yang beralamatkan di Jalan Patimurah RT 09 Kelurahan Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Orang nomor satu di Belitung tersebut mengatakan, tetap mengikuti keinginan masyarakat banyak. Sehingga beroperasi atau tidak nya X-BAR tersebut, tergantung dari masyarakat.

"Kalau banyak masyarakat yang menolak ya ikut mereka, kalau saya pribadi ikut apa yang di inginkan oleh masyarakat, jadi tergantung masyarakat," ucap Sanem kepada posbelitung.co, rabu (14/8/2019).

Apabila tempat usaha tersebut belum mengantongi izin lengkap, namun masih beroperasi, kata Sanem, itu harus menjadi resiko pemilik usaha jika terjadi ada reaksi dari masyarakat warga setempat, organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP).

"Kalau beroperasi resiko pemilik usaha lah, karena terus terang saja memang belum ada izin secara tertulis untuk X-BAR tersebut," ujarnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved