Begini Kelanjutan Penataan Pedagang di Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Paryanta mengatakan, untuk penataan pedagang di Halaman Gedung Nasional

Begini Kelanjutan Penataan Pedagang di Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan
Posbelitung/Dede Suhendar
Plt Kepala Dindikbud Kabupaten Belitung Paryanta. 

Begini Kelanjutan Penataan Pedagang di Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Paryanta mengatakan, untuk penataan pedagang di Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, rencana tetap akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Belitung.

Namun rencana untuk penyediaan tenda bagi pedagang, agar terlihat rapi kini sudah urungkan, lantaran Dinas Koperasi UKM, Pedagangan dan Tenaga Kerja (DKPPT) Kabupaten Belitung tidak memiliki anggaran.

Sehingga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung harus menunggu anggaran baru untuk penyediaan tenda tersebut.

"Kemungkinan nanti pakai anggaran kami, tapi pada tahun depan, soalnya yang di Dinas Koperasi itu ukuran nya berbeda, dan terus tenda itu tidak bisa di bongkar pasang," ungkap Paryanta kepada posbelitung.co, kamis (15/7/2019).

Kendati demikian, penataan tetap harus dilakukan. Kata Paryanta, terutama terhadap perjanjian kerjasama setiap bulan antara pedagang dengan pemerintah Kabupaten Belitung.

"Itu yang akan dilakukan penataan ulang, dan itu sedang di proses bagian hukum terkiat jam berapa sampai jam berapa, terus ketertiban pedagang, kebersihan nya itu yang akan diperbaiki dan dimasukan dalam point-point kerjasama," ujarnya.

Sekarang ini, lanjut Paryanta, terlebih dahulu mereka akan memperbaiki perjanjian kerjasama tersebut. Rencana akan dikejar hingga akhir bulan, sehingga pada perjanjian kerjasama bulan September bisa berjalan.

"Setelah 17 Agustus ini akan kami usahakan konsultasi ke bagian hukum lagi, mudah-mudahan cepat. Untuk jumlah nya tidak ada tambahan, malah kalau di tambah nanti jadi semeraut," bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, selama ini untuk sewa menyewa lapak dihalaman Gedung Nasional itu sudah berjalan. Permeter sesuai dengan peraturan Bupati Belitung yaitu sebesar Rp 2.500,- untuk satu malam.

Diperkirakan, sewa tempat berdagang disitu apabila kurun satu bulan yaitu sekitar Rp 300.000,-. Tentunya itu sejak bulan Maret 2019 kemarin sudah menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan perdagangan di Halaman itu sudah berlangsung sejak bulan Januari 2019 mendatang, dan efektif pada bulan Maret 2019 lalu. Pedagang yang lama sudah terdaftar sekarang ini ada 17 orang, dan ada 4 orang lagi pedagang baru.

Untuk ukuran satu kapling di Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan ini, yaitu berukuran 2 meter kali 2 meter. Namun maksimal pedagang bisa menyewa lapak ditempat tersebut, hanya dua kapling saja yaitu 4 kali 4 meter.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved