Netizen Sebut Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti, Menteri yang Paling Layak Dipertahankan Jokowi

Dalam rentang setahun, muncul 55.848 unggahan perbincangan tentang menteri Kabinet Kerja dari 15.548 akun organik (bukan robot).

Netizen Sebut Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti, Menteri yang Paling Layak Dipertahankan Jokowi
Kolase/TribunWow.com
Joko Widodo dan Susi Pudjiastuti 

POSBELITUNG.CO-- Saat ini perbincangan yang hangat di dunia politik membahas mengenai para menteri yang akan diangkat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berhasil memenangkan Pilpres 2019.

Berbagai isus seputar nama-nama yang bakal dilantik Jokowi sebagai menteri di kabinetnya yang baru bersama KH Maruf Amin.

Namun ada dua srikandi yang disebut-sebut bakal dijagokan sebagai menteri di era kabinet Jokowi yang baru versi para nitizen. 

Keduanya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani serta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi menteri yang paling layak dipertahankan versi netizen Facebook. Hal ini  berdasarkan data Indonesia Indicator yang dirilis pada Kamis (15/8/2019).

Data ini berdasarkan unggahan perbincangan netizen di Facebook pada Juli 2018-Juli 2019, atau berdekatan dengan waktu pembentukan kabinet Presiden Joko Widodo II.

Dalam rentang setahun, muncul 55.848 unggahan perbincangan tentang menteri Kabinet Kerja dari 15.548 akun organik (bukan robot).

"Secara eksplisit dan spesifik sebanyak 241 posting-an meminta Sri Mulyani dipertahankan, sedangkan Susi 102 posting-an," kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator melalui pesan singkat, Kamis (15/8/2019).

Dari jumlah tersebut, nama Sri Mulyani diperbincangkan 6.152 kali dalam setahun terkait kebijakan dan personalitasnya.

Beberapa hal terkait Sri Mulyani yang diperbincangkan positif oleh netizen ialah saat ia ditetapkan sebagai Menteri Keuangan terbaik se-Asia Pasifik.

Adapun Sri Mulyani diperbincangkan negatif oleh netizen lantaran utang luar negeri yang bertambah.

Halaman
12
Penulis: tidakada007
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved