Pelajaran Muatan Lokal Diwajibkan Diajarkan SD dan SMP di Kabupaten Belitung

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Belitung, Paryanta mengatakan kurikulum 2013 mewajibkan pelajaran muatan lokal

Pelajaran Muatan Lokal Diwajibkan Diajarkan SD dan SMP di Kabupaten Belitung
Dok Pos Belitung
Plt Kepala Dindikbud Kabupaten Belitung Paryanta. 

Pelajaran Muatan Lokal Diwajibkan Diajarkan SD dan SMP di Kabupaten Belitung

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Plt Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Belitung, Paryanta mengatakan kurikulum 2013 mewajibkan pelajaran muatan lokal di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), Kamis (15/8/2019).

Paryanta mengatakan, saat ini ada beberapa sekolah sudah menerapkan pelajaran muatan lokal seni tari dan musik atau lagu-lagu daerah Kabupaten Belitung.

"Ada beberapa sudah menerapkan seperti seni tari, lagu-lagu daerah Belitung, dan kuliner masakan Belitung. Tari tersebut mencangkup tari selamat datang, tari Spen, tari Nelayan, musik gambus atau dambus," katanya.

lanjutannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, tidak mewajibkan beberapa tari, namun mereka membebaskan tergantung dengan kreatifitas siswa-siswi ingin mengembangkan yang mana.‎

"Kita tidak mewajibkan beberapa tarian, tergantung dengan kreatifitas mereka. Sedangkan untuk pelajaran pra karya seperti memasak, membuat kerajinan, dan juga masuk kedalam seni budaya," katanya.

Dikatakan Paryanta, materi di mata pelajaran seni budaya, cenderung ke arah teori dan konsep, namun kalau di mata pelajaran muatan lokal lebih kepada peraktek, dengan harapan anak-anak Belitung mempunyai kemampuan.

"Supaya nanti ada nilai tambahnya, sesuai dengan perkembangan pariwisata kita sekarang," ucapnya.

Budaya Traditional yang sudah masuk dalam muatan lokal:

- Kesenian (Tari dan Lagu Daerah Kabupaten Belitung)

- Budaya (adat istiadat Kabupaten Belitung)

- Kuliner lingkungan ‎(Masakan Khas Belitung)

- Tari Belitung (Tari Selamat Datang, Tari Spen, Tari Nelayan.

- Musik Belitung (Gambus, Robana, Dan Campak)

- Budaya Belitung (Beripat Beregong, Berebut Lawang, dan Lainnya)

(Sumber : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung)

Penulis: Yuranda
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved