Bappebti Awasi Investasi Fisik Emas Digital, Ini Penjelasannya

Investasi fisik emas digitalsemakin aman dengan adanya izin Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Nomor 4 Tahun 2019

Bappebti Awasi Investasi Fisik Emas Digital, Ini Penjelasannya
Reynas Abdila
Tamasia menggelar jumpa pers dengan topik kupas tuntas aturan penyelenggaran emas digital di Jakarta, Kamis (15/8/2019). 

POSBELITUNG.CO - Investasi fisik emas digitalsemakin aman dengan adanya izin Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.

Peraturan tersebut ditetapkan pada Februari 2019 sebagai landasan operasional penyelenggaraan pasar fisik emas digital.

Bappebti mengatur bahwa setidaknya ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi penyelenggara di antaranya keanggotaan pada bursa berjangka dan lembaga kliring berjangka, minimal permodalan, dan penyimpanan fisik emas di tempat penyimpanan khusus.

Baca Juga: Mengapa Rasulullah Suka Daging Kambing? Ternyata Bisa Cegah Kanker Asal Dikonsumsi Secara Benar

Salah satu platform emas digital yang tengah mengurus izin usaha yakni Tamasia.

Co-Founder & CEO Tamasia Muhammad Assad mengaku siap mematuhi regulasi pemerintah untuk terus menjaga kepercayaan para pelanggan emas digital.

“Tidak lama lagi kami akan menjadi anggota di Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia. Semua proses jual beli emas yang dilakukan di aplikasi Tamasia sangat mudah melalui teknologi, aman secara hukum dan berasaskan prinsip syariah yang transparan,” ucap Assad di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Assad mengatakan investasi fisik emas digital menjadi tren di tengah pemangkasan suku bunga.

Menurutnya, dengan harapan return tinggi, investasi emas digital makin diincar dengan opsi eceran mulai dari Rp 10.000.

“Kalau saya memprediksi akhir tahun per gram emas bisa tembus Rp 800 ribu. Kalau mau dapat return tinggi saat ini memang pilihannya emas,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: tidakada008
Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved