Meski Beri Keuntungan Rp 100 Miliar, Anies Baswedan Tetap Jual Saham di Perusahaan Bir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan, saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta terjual pada 2020.

Meski Beri Keuntungan Rp 100 Miliar, Anies Baswedan Tetap Jual Saham di Perusahaan Bir
KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Sari Pan Pacific, Senin (12/3/2018). 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan, saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta terjual pada 2020.

Karenanya, Pemprov DKI mengusulkan tidak ada dividen dari perusahaan bir itu dalam kebijakan umum anggaran-plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk rancangan APBD DKI 2020.

"Direncanakan 2020 itu asumsinya (saham di Delta Djakarta) sudah kejual, makanya kita enggak anggarkan ada dividen," ujar Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta Riyadi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (19/8/2019).

Menurut Riyadi, Pemprov DKI Jakarta hingga kini masih memproses penjualan saham itu.

Pemprov DKI juga masih berkomunikasi dengan DPRD DKI Jakarta untuk meminta persetujuan penjualan saham tersebut.

"Prosesnya jalan terus, kajian udah selesai, tinggal penunjukan lembaga profesi saja. Untuk proses itu kan harus melalui kajian lembaga profesi," kata Riyadi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya berharap proses pelepasan saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta bisa segera tuntas.

Dengan demikian, Pemprov DKI tidak akan menerima lagi dividen dari perusahaan bir itu mulai 2020.

"Mudah-mudahan (pelepasan saham di Delta Djakarta) bisa segera tuntas. Tahun depan mudah-mudahan sudah enggak ada lagi (dividen dari Delta Djakarta)," ujar Anies, Jumat (16/8/2019).

Untung Rp 100 miliar

Halaman
12
Editor: teddymalaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved