TRC Penanggulangan Bencana Digeser ke Kantor Damkar

Seluruh personil Tim Reaksi Cepat (TRC) sekarang ini sudah diperbantukan ke Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar).

TRC Penanggulangan Bencana Digeser ke Kantor Damkar
posbelitung.co/dede s
Petugas Damkar Satpol PP Kabupaten dan BPBD siaga satu, Rabu (21/8/2019) 

TANJUNGPANDAN, POSBELITUNG - Bidang Penanggulangan Bencana Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung, Rabu (21/8) sudah mendapatkan informasi siaga satu untuk peristiwa kebakaran lahan.

Seluruh personil Tim Reaksi Cepat (TRC) sekarang ini sudah diperbantukan ke Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar).

Tim TRC tersebut melakukan piket di kantor Damkar bersama dengan petugas Damkar selama 24 jam. Terdapat 6 orang TRD setiap piket, stand bye di kantor Damkar sekarang ini.

"Mulai hari ini (kemarin-red) kami geser semua personil piket ke damkar. Setiap piket kami tujuh orang, enam orang ke Damkar, satu orang di pos penggulangan bencana," kata Kabid Penanggulangan Bencana Satpol PP Kabupaten Belitung Abdul Sani kepada Pos Belitung, Rabu (21/8/2019).

Tugas TRC tersebut, kata Abdul Sani, untuk mempemudah pekerjaan damkar dalam mengatasi kebakaran lahan atau kebakaran hutan, yang belakangan sering terjadi.

"Kemarin sampai 11 kali laporan kebakaran masuk. TRC sifat nya membackup, dan ketika ada kejadian, TRC langsung ikut bergabung dengan personil damkar," ujarnya.

Selain personil TRC, kata dia, berbagai peralatan yang kurang di Damkar, sudah di geser ke kantor Damkar oleh Bidang Penanggulangan Bencana. Sehingga tidak ada kerepotan apabila dibutuhkan secara cepat.

"HT sudah di sana semua, senter, senter jarak jauh dan peralatan lainnya untuk melengkapi kekurangan peralatan damkar. Termasuk mobil kami standby kan di Damkar sekarang ini," bebernya.

Abdul Sani meminta kepada masyarakat jangan menghidupkan api di lahan terbuka, di kebun, maupun untuk keperluan membakar rumput.

"Kami imbau jangan beraktivitas dengan api, termasuk jangan membuang puntung rokok sembarangan. Indikasi sekarang ini penyebab kebakaran lahan, karena membuang puntung rokok sembarangan. Soalnya percuma kami siaga penuh, tapi kalau sikap masyarakat atau oknum masyarakat yang sengaja membakar hutan masih dilakukan," pungkasnya.

(Posbelitung/Disa)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved