Prada DP Menangis saat Dituntut Seumur Hidup, Sempat Mengira Hanya 21 Tahun

"Terdakwa, apa sudah mengerti tuntutan hukum yang dibacakan?" tanya Hakim Ketua.

Prada DP Menangis saat Dituntut Seumur Hidup, Sempat Mengira Hanya 21 Tahun
IRKANDI/TRIBUNSUMSEL.COM
Oditur militer Mayor Darwin Butarbutar saat membacakan tuntutan di sidang Prada DP, Kamis (22/8). 

Prada DP Sempat Mengira Hanya Dituntut 21 Tahun, Ia Salah Artikan Tuntutan Seumur Hidup

POSBELITUNG.CO, PALEMBANG - Prada DP, terdakwa kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Vera Oktaria, tak kuasa menahan tangisnya usai dituntut penjara seumur hidup oleh oditur Pengadilan Militer 1-04 Palembang.

"Memohon kepada hakim untuk menjatuhkan pidana pokok penjara seumur hidup. Memohon agar dipecat dari militer dan ditahan," kata oditur atau jaksa Mayor Chk Darwin Butar Butar, saat sidang di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, Kamis (22/8/2019).

Hakim Ketua Letkol M. Kazim meminta konfirmasi kepada Prada DP terkait tuntutan hukum pidana pokok yang dijatuhkan padanya.

"Terdakwa, apa sudah mengerti tuntutan hukum yang dibacakan?" tanya Hakim Ketua.

"Siap," kata Prada DP sambil menangis.

"(Penjara) 21 tahun penjara Yang Mulia," imbuhnya.

Hakim Ketua menyanggah pernyataan Prada DP yang dianggap keliru.

"Tadi menyimak tidak tuntutan yang dibacakan oditur? Oditur, bacakan kembali tuntutan," kata Hakim Ketua lantas berbicara pada oditur.

Diduga Prada DP salah persepsi mengartikan makna seumur hidup yang disalahartikan oleh orang. Orang memang sering salah anggapan bahwa seumur hidup adalah dihitung dari umurnya. Jika umurnya saat ini 21 tahun maka dipenjara 21 tahun. Padahal seumur hidup adalah selama-lamanya ia hidup. Artinya sampai ia mati di penjara.

Halaman
1234
Penulis: tidakada007
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved