Berita Belitung

Lapangan Voli Pasir Belitung Modal Utama Event Asia Pasifik

Lapangan Voli Pasir di Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, kini merupakan modal utama untuk event Voli Pasir

Posbelitung.com/Disa Aryandi
Asisten Deputi (Asdep) Pengelolaan Pembinaan Sentra dan SKO Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Bayu Rahadian, Jumat (23/8/2019) memberikan medali kepada pemenang Kejurnas Voli Pasir antar PPLP/PPLPD/SKO di lapangan Tanjung Pendam, Belitung. Posbelitung/Disa Aryandi 

POSBELITUNG.CO-- Lapangan Voli Pasir di Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, kini merupakan modal utama untuk event voli pasir tingkat Asia Pasifik maupun event besar lainnya. Lantaran kualitas pasir dilapangan tersebut sudah sangat bagus dan pernah digunakan untuk tingkat Asia.

"Itu merupakan modal dasar dari Belitung untuk menyelenggarakan event - event yang lebih besar lagi. Kenapa, kalau pasir ini sudah pernah digunakan untuk tingkat Asia, berarti TD (Technical Delegate) dari Dunia, berarti secara tidak langsung pasir Belitung ini sudah di akui oleh dunia, baik secara spesifikasi Internasional Bola Voli Asosiasi," jelas Asisten Deputi (Asdep) Pengelolaan Pembinaan Sentra & SKO Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Bayu Rahadian kepada posbelitung.co, Jumat (23/8/2019).

Untuk kondisi lapangan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Voli Pasir antar PPLP/PPLPD/SKO di Tanjung Pendam, kata dia, sudah sangat baik. Namun memang ada yang harus lebih dilengkapi, terutama apabila untuk menuju Asia Pasifik.

Kalau sudah event sebesar itu, bukan hanya lapangan saja yang harus di persiapkan, melainkan berbagai kebutuhan lain baik secara teknis maupun non teknis.

"Kalau teknis lebih spesifik nya untuk tingkat Internasional sudah memenuhi syarat, kenapa, karena dari PB (Pengurus Besar) sendiri sudah memberikan apresiasi, bagaimana pun PB ini mengupdate terus bagaimana kondisi dan persyaratan," ujarnya.

Sehingga, lanjut dia, secara persyaratan sudah tidak ada lagi permasalahan terkait lapangan tersebut. Namun untuk wasit, sekelas event Asia Pasifik, tetap harus mendatangkan wasit Internasional, dan tidak hanya wasit dari Indonesia.

"Tapi wasit dari Indonesia sudah ada yang bersertifikat Internasional. Begitu juga dengan pendukung lain, tapi kalau untuk voli pasir tidak begitu banyak pendukung lainnya, lebih kepada bagaimana kita meramaikan dan membesarkan event seperti ini," jelasnya.

Tinggal, tambah dia, bagimana potensi-potensi lain untuk dikembangkan. Sebab, beberapa stadion juga seperti di London tetap tidak permanen, dan di modifikasi sebaik mungkin.

"Nah kalau melihat kondisi lapangan yang sekarang, yang kurang kira-kira, ini lebih kepada podium, kursi penonton dan dukungan lainnya seperti ruang ganti dan lainnya lebih di modifikasi lagi," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved