Berita Belitung

Jamaah Kelahiran Bugis Ini Kenakan Baju Khas Daerah, Saat Pulang Menunaikan Ibadah Haji

Sebanyak 120 Jamaah haji Kabupaten Belitung, yang telah sampai di Kabupaten Belitung, tepatnya di Gedung Serba Guna

Jamaah Kelahiran Bugis Ini Kenakan Baju Khas Daerah, Saat Pulang Menunaikan Ibadah Haji
Posbelitung/Yuranda
Baju Khas Bugis yang dipakai oleh beberapa Jamaah haji Kabupaten Belitung, ‎saat pulang ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi, Minggu (25/8/2019) 

POSBELITUNG.CO-- Sebanyak 120 Jamaah haji Kabupaten Belitung, yang telah sampai di Kabupaten Belitung, tepatnya di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Belitung. Diantara para jemaah haji tersebut ada yang menggunakan baju berbeda dengan Jamaah haji yang lainnya.

Seperti yang disampaikan oleh Safriansyah Jamaah haji Kabupaten Belitung, baju yang dirinya pakai adalah baju tradisi Bugis, yang sengaja mereka bawa saat melakukan ibadah haji.

"Ini tradisi kami orang asli dari bugis, ‎baju ini sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari, untuk dipakai setelah melakukan rangkaian haji dan pulang ke tanah air," kata Safriansyah, Senin (25/8/2019) saat dijumpai Posbelitung.co di sekitaran gedung serba guna Pemkab Belitung.

Safriansyah mengatakan, cuaca saat mereka melakukan ibadah haji, sangat panas.  Namun ketika terjadi hujan lebat dan banjir di Arab Saudi ‎mereka saat itu sedang berada di atas gunung.

"Kalau di Arab Saudi cuaca sangat panas.‎ Kebetulan saat banjir kemarin kami lagi di gunung sedang melakukan rangkaian haji, saat itu kami tidak terkena banjir, yang banjir di bawah gunung, bersama Jamaah haji Kabupaten Bangka Barat," ungkapnya.

Sedangkan untuk fasilitas, dikatanya sangat tersediakan dari ‎oleh penyelenggara haji di Arab Saudi dan juga sangat memuaskan.

‎"Cukup alhamdulillah, semuanya di fasilitaskan dan kami sangat puas dengan fasilitasnya, untuk proses haji sangat luar biasa," ucapnya.

Sama halnya dengan Samsiyah Jamaah haji Kabupaten Belitungyang juga mengenakan baju juga berbeda dengan Jamaah haji yang lainnya, dirinya mengatakan baru sudah dipersiapkan saat mau berangkat ke tanah suci Mekkah.

"Baju ini sudah dipersiapkan, kami bawa dari tanah air untuk dipakai pulang ke tanah air.‎ Baju kami pakai ini baju khas bugis, sedangkan di jahitnya dari Belitung sendiri, barang sudah jadi untuk dipakai, saya pakai saat masih di dalam pesawat," ungkap Samsiyah.

Diakuinya saat menceritakan pengalaman berhaji ada enaknya dan ada susahnya, kalau untuk enaknya saat mereka sedang berkumpul dan menjalankan ibadah bersama-sama.‎

‎"Waktu susah menjalankan ibadah di Masjidil Haram, waktu masuk itu Subhanallah sampai berdorong-dorong, tapi alhamdulillah lolos," cerita  Samsiyah.

Setelah menjalankan rangkaian haji dan sekarang bertemu dengan anak dan keluarga, dirinya tidak bisa membayangkan dan bahagia yang luar biasa dan tidak bisa berkata apa-apa.

"Saya sangat senang tidak terbayangkan bahagianya, luar senangnya. Kalau panasnya sampai 40 derajat lebih, di Mekkah luar biasa panasnya, sedangkan waktu banjir kemarin kami tidak kena banjir, alhamdulillah," ungkapnya.(Posbelitung.co/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved