Berita Belitung

Bosan dengan Pantai? Belitung Ada Museum Juga, Lho!

Wisatawan bisa berkunjung ke Museum Tanjungpandan yang letaknya tak jauh dari Pantai Tanjung Pendam.

Bosan dengan Pantai? Belitung Ada Museum Juga, Lho!
posbelitung.co/koleksimuseum
Beberapa koleksi yang ada di Museum Tanjungpandan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Siapa yang tak kenal dengan Pulau Belitung? Pulau yang terkenal berkat film Laskar Pelangi ini menyimpan berbagai pesona keindahan pantai yang tak boleh dilewatkan.

Apakah Belitung hanya mengandalkan pantai saja untuk pariwisatanya? Jelas tidak. Wisatawan bisa berkunjung ke Museum Tanjungpandan yang letaknya tak jauh dari Pantai Tanjung Pendam.

Museum ini merupakan bekas kantor NV "Billiton Maatschapppij". Sudah terbayang kan bagaimana arsitektur bangunannya? Museum ini didirikan Dr. R. Osberger berkebangsaan Austria pada 3 Maret 1962. Osberger sendiri saat itu adalah Kepala Dinas Eksplorasi dan Geologi Perusahaan Penambangan Timah Belitung.

Dr. R. Osberger.
Dr. R. Osberger. (posbelitung.co/koleksimuseum)

Itulah sebabnya di dalam museum ini banyak terdapat batuan dan maket-maket tambang. Anda bisa mempelajari sejarah pertambangan di Belitung di sini.

Di sini juga banyak barang berharga yang dulunya bekas kapal tenggelam. Berupa mangkok, sendok, guci, dan alat-alat bekerja lainnya. Barang tersebut dibawa oleh kapal-kapal pedagang dari Tiongkok dan Eropa lalu karam di perairan Belitung.

Beberapa koleksi yang ada di Museum Tanjungpandan.
Beberapa koleksi yang ada di Museum Tanjungpandan. (posbelitung.co/koleksimuseum)

Tak hanya itu, museum yang pernah menjadi lokasi syuting Mister Tukul Jalan-jalan ini menyimpan koleksi bersejarah dari Kerjaan Balok. Sebuah kerajaan yang berkuasa di Belitung pada masanya.

Tunggu, masih ingat adegan dalam film Laskar Pelangi saat Lintang ingin pergi sekolah tapi dihadang oleh buaya? Tepat! Buayanya bisa Anda temukan di sini! Buaya berukuran setubuh orang dewasa ini terletak di halaman belakang museum.

Jadi tak hanya benda bersejarah, tapi juga ada taman satwa lho! Menurut Salim Yah sang Kurator di Museum Tanjungpandan ini, taman satwa diciptakan awalnya untuk hiburan karyawan dan keluarga perusahaan timah. Tapi, lambat laun juga dibuka untuk umum.

"Sebagai sebuah inovasi juga. Di Indonesia kan jarang ada museum yang ada taman satwanya juga. Biar buat daya tarik juga," menurut Salim kepada posbelitung.co, Selasa (3/9/2019).

Bagaimana Sobat Pos Belitung? Jadi, kapan Anda akan berkunjung ke Museum Tanjungpandan? Ditunggu, ya!

(posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved