Advertorial

Festival Jelajah Pesona Jalur Rempah Meriah

* Bupati Belitung Timur Berharap Masuk Kalender Event Nasional * Pihak Kementerian Banyak Memberikan Saran dan Masukan

Festival Jelajah Pesona Jalur Rempah Meriah
Ist/Festival Jelajah Pesona Jalur Rempah Meriah
KEGIATAN Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur berlangsung meriah. Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza bahkan berharap event tersebut dijadikan sebagai kalender event nasional. 

POSBELITUNG.CO-- Kegiatan Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur berlangsung meriah.

Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza bahkan berharap event tersebut dijadikan sebagai kalender event nasional.

“Jelajah Pesona Jalur Jempah Belitung Timur 2019, saya rasa ini cukup meriah dan bagus, masyarakat pun antusias. Yang saya senang, walaupun tidak menteri langsung yang datang, tapi dari kementerian pun punya perhatian yang besar terhadap event ini. Pemerintah daerah Kabupaten Belitung Timur pun menginginkan event ini ke depan menjadi event nasional,” kata Yusli pada puncak acara Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur di Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Sabtu (31/8/2019).

Pemerintah daerah Kabupaten Belitung Timur pun menginginkan event ini ke depan menjadi event nasional,” kata Yusli pada puncak acara Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur di Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Sabtu (31/8).
Pemerintah daerah Kabupaten Belitung Timur pun menginginkan event ini ke depan menjadi event nasional,” kata Yusli pada puncak acara Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur di Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Sabtu (31/8). (ist/Bupati Belitung Timur Berharap Masuk Kalender Event Nasional)

Respons dan dukungan dari kementerian serta swasta untuk pariwisata dan kebudayaan di Belitung Timur, lanjut Yuslih, juga bagus. Yuslih mengatakan, pada festival tersebut, dari Kementerian Pariwisata memberikan banyak saran dan masukan untuk pengembangan Belitung Timur.

“Pihak kementerian pun melakukan peninjauan kebeberapa lokasi tempat wisata, mana saja lokasi yang dapat diusulkan ke pusat. Karena mereka juga punya rencana untuk mengadakan festival bersifat nasional maupun internasional di Beltim, yang berkaitan dengan jalur rempah. Mudah-mudahan bisa jadi kenyataan dan pada akhirnya juga samapai tercapai untuk promosi pariwisata kita di Beltim. Pada akhirnya untuk ke masyarakat semua,” kata Yuslih.

Sementara itu Peneliti Arkeologi Nasional Sonny C Wibisono mengatakan, adanya event Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur membuat pihaknya sedikit terkejut akan respons dan masukan yang mereka sampaikan kepada Pemkab Beltim.

“Saya sebenarnya juga kaget bisa secepat ini merespons hasil-hasil penelitian kami yang mempunyai tema yang sama. Sudah tentu ini (festival jalur rempah Beltim) bagian yang penting untuk melanjutkan penelitian jalur rempah,” ucap Sonny.

Menurut Sonny, event ini cukup penting dalam kaitannya melanjutkan hasil penelitian-penelitian, agar bisa dimanfaatkan masyarakat.

Staf Ahli Budaya Menteri Pariwisata sekaligus Dewan Kurator Calendar of Event (COE) Wonderful Kementerian Pariwisata Taufik Rahzen mengatakan, Festival Jelajah Pesona Rempah Belitung Timur ini bisa bisa bertaraf nasional, bila berkonsep membuat jalur rempah 20:20.

“Maksudnya 20 hari pelaksanaan, 20 kota rempah Indonesia, 20 kota rempah luar negeri, 20 resep rempah, 20 situs geosite rempah, itu skalanya akan menjadi sebuah festival nasional yang diselenggarakan di sini. Tapi itu tergantung dari kita kembali lagi, mampu tidak merancang seperti itu,” ujarnya.

Dia memberikan masukan bahwa, jika ingin event bertaraf nasional, maka harus dirombak caranya, kegiatannya, rangkaian acara harus panjang, serta harus ada turis yang hadir. Taufik berharap ada festival rempah yang kuat dan itu bisa dimulai tahun depan.

Kepala Disbudpar Kabupaten Belitung Timur Evi Nardi mengemukakan, Festival Jelajah Pesona Jalur Rempah merupakan perpaduan antara sejarah, budaya lokal, atraksi seni, hingga ragam seni kontemporer.

“Tentunya ini tidak terlepas dari hadirnya berbagai hasil kajian, baik di laut maupun di darat, di pesisir hingga pedalaman, yang mengindikasikan jika daerah tersebut bertalian erat dengan jalur rempah,” kata Evi.

Turut hadir dalam puncak Jelajah Jalur Rempah Belitung Timur perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Kementerian Pariwisata, perwakilan Kemenko Maritim, perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, Forkopimda Belitung Timur, serta tamu undangan lainnya. (adv/q5)

Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved