Harga Lada Turun, Petani Lada Belitung Pertanyakan Janji Kampanye Pemerintah

Harga lada yang sekarang ini mengalami penurunan, membuat petani lada di Kabupaten Belitung menjadi gelisah.

Harga Lada Turun, Petani Lada Belitung Pertanyakan Janji Kampanye Pemerintah
IST/dok Kementan
Menteri Pertanian Adi Amran Sulaiman meninjau kebun lada di Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu (4/5/2019). 

Harga Lada Turun, Petani Lada Belitung Pertanyakan Janji Kampanye Pemerintah

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Harga lada yang sekarang ini mengalami penurunan, membuat petani lada di Kabupaten Belitung menjadi gelisah.

Petani lada di Gunung Lalang, Desa Aik Rayak, Belitung, Suryak mengatakan penurunan harga lada saat ini tidak sesuai dengan janji Pemerintah. Pasalnya, saat kampanye ada janji akan menaikan harga lada.

"Ya kami berharap harga lada ini kembali dinaikan. Dulu kan janji se waktu kampa nye menjanjikan harga lada di naikan, tapi kenyataan nya seperti sekarang ini," kata Suryak (31), petani lada di Gunung Lalang, Desa Aik Rayak kepada posbelitung.co, Rabu (4/9/2019).

"Beberapa waktu lalu saya sempat menjual sahang (lada) Rp 48.500,- per kg, itu istilah nya tidak untuk dan tidak rugi. Nah sekarang ini semakin turun, sudah jelas rugi, untuk operasional saja tidak akan nutup," ujarnya.

Ia berharap, Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat mengambil kebijakan yang pro kepada petani lada. Sehingga kesejahteraan petani semakin terjamin dan harga lada bisa di sesuaikan.

"Kalau kami ini, kami langsung yang bertani, kalau ngupah (memperkerjakan) orang, mungkin lebih rugi lagi, soalnya ada uang gaji yang diberikan kepada pekerja," jelasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved