Berita Belitung

Program Konversi Mitan ke LPG sudah Selesai, Bupati Beltim Minta Ekbang Lakukan Evaluasi

Pembagian paket gas LPG 3 kilogram pemerintah kabupaten sudah menyampaikan dan mensosialisasikan ke masyarakat

Program Konversi Mitan ke LPG sudah Selesai, Bupati Beltim Minta Ekbang Lakukan Evaluasi
Posbelitung.co/Suharli
Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Belitung Timur, Hedri Yani 

POSBELITUNG.CO-- Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Belitung Timur, Hedri Yani mengatakan, Program Konversi Minyak Tanah (Mitan) ke gas LPG 3 Kilogram oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Kementerian ESDM RI), sudah selesai dan tidak ada tahapan kedua.

Dia pun tidak menampik adanya keluhan dari masyarakat terkait gas LPG 3 kilogram berdasarkan hasil monitoring Ekbang Beltim dilapangan.

Hendri menjelaskan sebelum pelaksanaan pembagian paket gas LPG 3 kilogram pemerintah kabupaten sudah menyampaikan dan mensosialisasikan, termasuk menghadirkan pelaksana program ini yakni PT Pertamina dan sudah menunjuk pihak ketiga konsultan pendistribusian dan konsultan pengawasan.

"Terhadap program ini sebetulnya setelah konversi selesai progam selesai. Memang kami akui ada beberapa masyarakat yang tadinya merasa tidak perlu, tidak butuh dan tidak menerima program ini tiba-tiba saat pembagian paket gas, baru mereka mau juga, ditambah lagi saat ini kan mitan subsidinya sudah ditarik," jelas Hendri kepada posbelitung.co, Selasa (5/8/2019).

Untuk itu, Bupati Belitung meminta bagian ekbang meminta evalausi dan monitoring terhadap pelaksanaan konversi mitan ke LPG 3 kilogram tersebut.

Menurut Hendri, dari hasil monitoring dan evaluasi ini ada beberapa hal yang Ekbang Beltim catat misalnya terkait persoalan distribusi, ditemukan rumah tangga yang belum dapat atau UMKM merasa kurang dari jatah yang semestinya.

"Kami juga monitoring ada yang sejak awal tidak ditunjuk menjadi pangkalan, tiba-tiba ada pangkalan, nah ini juga yang sudah kami imbau kami ingatkan bahwa program konversi ini program subsidi pemerintah, karena itu lah pemerintah menetapkan harga melalaui HET agar betul betul dilaksanakan," jelas Hendri.

Menindaki hal tersebut, pria yang akrab disapa Kulok tersebut mengatakan Ekbang juga telah mengagendakan rapat koordinasi dan sikronisasi dengan PT pertamina, agen, camat dan kades terkait hasil monitoring Ekbang.

"Insyaallah 10 September 2019, rapat koordinasi karena kami sudah melihat dilapangan seperti apa bagaimananya, dan mereka (PT Pertamina) sudah konfirmasi menyatakan Marketing Sales PT Pertamina Region 2 Palembang juga akan hadir," kata Hendri. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved