Berita Belitung

Rumah Kosong Terbakar di Jalan Sijuk Desa Aik Ketekok Diduga Berawal dari Bakar Sampah

Rumah kosong yang terbakar di Jalan Sijuk RT 15/04 Dusun Permai, Desa Aik Ketekok, Tanjungpandan, Belitung, Kamis (5/9/2019) terbakar

Rumah Kosong Terbakar di Jalan Sijuk Desa Aik Ketekok Diduga Berawal dari Bakar Sampah
posbelitung.co/Disa Aryandi
Rumah Kosong Terbakar di Jalan Sijuk Desa Aik Ketekok 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Rumah kosong yang terbakar di Jalan Sijuk RT 15/04 Dusun Permai, Desa Aik Ketekok, Tanjungpandan, Belitung, Kamis (5/9/2019) terbakar sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu hanya ada tiga orang pekerja yang berada di seputaran area kebakaran.

Tiga orang pekerja itu sedang membersihkan semak belukar yang ada di belakang rumah milik Yuliana (35) tersebut. Kondisi cuaca saat itu sedang panas dan ditambah hembusan angin yang cukup kencang.

Salah satu pekerja, Reman (40) warga Dusun Bebute, Desa Terong, Kecamatan Sijuk mengatakan sebelum terjadinya kobaran api itu, ia bersama dua rekannya sedang berada di belakang rumah untuk makan siang.

Jarak antara dapur rumah yang terbakar itu dengan mereka sekitar 50 meter. Dari kejauhan lantas melihat asap yang cukup banyak. Posisi asap tersebut berjarak sekitar 10 meter dari dapur rumah yang berdinding papan itu.

Melihat asap tersebut, lelaki berbaju kaos putih itu langsung berlari dan tiba di sumber asap itu, api mulai menyala serta langsung menyebar ke berbagai pepohonan yang sudah rebah.

"Ya kami langsung mengambil air di pegiri (sumur), bolak balik berupaya mematikan api, tapi api cepat menyebar. Kaki saya saja menginjak api," kata Reman kepada posbelitung.co, kamis (5/9/2019).

Tanpa lama, api langsung menyebar ke bagian dapur rumah tersebut dan kemudian melahap bagian lainnya. Namun Reman mengaku sumber api tersebut bukan hasil mereka membakar rumput atau pohon yang sudah ditebang.

"Tetangga tadi menunu sampah, jadi bukan kami. Kami tadi hanya berupaya untuk melakukan mengecilkan api itu supaya tidak membesar, sambil menunggu pihak pemadam kebakaran," ujarnya.

Reman bersama dua orang rekannya tersebut sudah 10 hari membersihkan lahan di bagian belakang rumah tersebut. Sejak awal membersihkam lahan, mereka memang menghindari untuk bermain api lantaran musim kemarau.

"Kebetulan dapur rumah itu papan, jadi api langsung ke situ, jadi cepat sekali menyebar ditambah lagi hembusan angin. Jadi bukan kami yang sengaja membakar, kami tidak pernah membakar apapun disini, kami juga tidak tau sampah itu dibakar kapan," ucapnya.

(posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved