Berita Belitung

Waspada Penipuan, Dinas Kesehatan Tidak Perjualbelikan Bubuk Abate

Kami tegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Dinas Kesehatan tidak pernah ada program berbayar untuk pelayanan pemberantasan penyakit DBD

Waspada Penipuan, Dinas Kesehatan Tidak Perjualbelikan Bubuk Abate
Posbelitung.com/Bryan Bimantoro
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono di kantornya, Kamis (5/9/2019). 

POSBELITUNG.CO-- "Kami tegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Dinas Kesehatan tidak pernah ada program berbayar untuk pelayanan pemberantasan penyakit DBD, semua gratis," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono kepada posbelitung.co di kantornya, Kamis (5/9/2019).

Pernyataan ini dikeluarkan bukan tanpa alasan, sebab beberapa hari terakhir masyarakat menjadi korban penipuan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab.

Oknum ini mengaku sebagai orang yang bekerja di instansi kesehatan dan memperjualbelikan bubuk abate.

Tommy Wijaya, satu di antara korban menceritakan kepada posbelitung.co kronologis kejadian. Kemarin Rabu (4/9/2019) siang, ada dua ibu-ibu berbaju warna abu-abu menghampiri tokonya di daerah Air Raya.

"Saat datang mereka langsung menyodorkan kwitansi dan bubuk abate. Saya disuruh bayar Rp 30 ribu saat itu. Saya tidak ada curiga awalnya karena mereka pakaiannya rapi seperti pegawai dinas pada umumnya," ungkap Tommy saat dihubungi via telepon, Kamis (5/9/2019) pagi.

Saat itu Tommy juga mencoba memakai logat daerah Belitung untuk berkomunikasi dengan oknum. Tapi, menurut Tommy, oknum itu berbicaranya kaku dan seperti mengalihkan pembicaraan.

"Saat itu saya pikir gak apa-apa lah. Mungkin program pemerintah. Lagian sekarang kan lagi banyak nyamuk," kata Tommy.

Selain Tommy ada juga masyarakat yang menjadi korban penipuan ini dan ia tertipu Rp 150.000. Sampai berita ini diturunkan, orang tersebut belum merespon setelah dihubungi posbelitung.co.

Atas kejadian ini, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung akan melakukan tindakan berupa mengeluarkan semacam surat edaran kepada puskesmas dan desa-desa supaya tetap waspada.

"Kami ada program fogging dan pembagian abate dari puskesmas. Tapi itu semua gratis tidak ada yang membayar," kata Joko yang menyayangkan terjadinya kejadian ini.

Ia berharap masyarakat berhati-hati saat ada orang yang mengaku sebagai orang pemerintahan. Jangan ada lagi masyarakat yang tertipu dengan modus seperti ini.

"Masyarakat bisa memfoto orang tersebut jadi nanti bisa ditindak oleh yang berwenang karena ini sudah termasuk tindak penipuan," tegas Joko. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved