Berita Belitung

Begini Kata Camat Badau Terkait Pengrusakan Mangrove di Desa Pegantungan

Camat Badau Robert Horizon mengatakan, sementara ini Pemerintah Kecamatan Badau tetap melakukan monitor

Begini Kata Camat Badau Terkait Pengrusakan Mangrove di Desa Pegantungan
Posbelitung/Disa Aryandi
Tim Gabungan, Jumat (6/9/2019) melakukan peninjauan lokasi pembatatan mangrove di Desa Pegantungan. Area lampiran 

POSBELITUNG.CO-- Camat Badau Robert Horizon mengatakan, sementara ini Pemerintah Kecamatan Badau tetap melakukan monitor terhadap pengrusakan mangrove di RT 06/03 Dusun Gunung Riting, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung.

Lantaran, sekarang ini pembabatan mangrove tersebut sudah diatasi oleh dinas teknis yang ada di Pemerintah Kabupaten Belitung. Namun peranan camat dan pemerintah desa, tetap memberikan fasilitas apapun, terutama terkait dengan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang ada di hutan mangrove tersebut.

"Kami monitor dulu saja sifat nya. Nah terkait dengan SKT, sampai sekarang masih atas nama masyarakat sini katanya, tapi itu harus diperkuat dengan bukti fisik karena mereka sudah mengusahakan sebidang tanah itu," kata Robert kepada posbelitung.co, Jumat (6/9/2019).

Namun, kata Robert, itu tetap harus dibuktikan dengan dengan berbagai data, salah satunya dengan bukti bahwa lokasi tersebut bukan sebuah kawasan hutan lindung.

"Berarti punya hak untuk mengelola nya sebagai APL. Nah SKT ini sekali lagi, banyak di pahami seolah olah hak, padahal SKT itu surat keterangan mengusahakan se bidang tanah di wilayah tertentu untuk perkebunan, yang dibuktikan oleh tanam tumbuh dan sebagai nya dan SKT itu bukan hak," jelasnya.

Terkait adanya belasan SKT yang sudah terbit di hutan mangrove ini, lanjut Robert, perlu diingat bahwa surat keterangan tanah memiliki waktu tertentu.  (Bangkapos.com/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved