Kriminalitas

Waspada Pencurian Marak, Terkena Sabetan Pisau, Korban Pencurian Dilarikan ke Rumah Sakit

Yeni (38) warga Desa Pembaharuan, Kecamatan Kelapa Kampit yang menjadi korban pencurian pun mengalami luka dibagian telapak tangannya

Waspada Pencurian Marak, Terkena Sabetan Pisau, Korban Pencurian Dilarikan ke Rumah Sakit
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Pencurian 

POSBELITUNG.CO-- Masyarakat harus lebih waspada karena  kejadian kriminal mulai meningkat di beberapa kecamatan yang ada di Belitung Timur, terutama kasus pada pencurian.

Beberapa hari lalu telah diamankan Tim Gabungan Polsek Manggar dan Polsek Gantung, pelaku pencurian dan penadahan hasil curian.

Jumat (6/8/2019) petang sekitar pukul 01.00 WIB.  Kejadian pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Kelapa Kampit. Kali ini tak hanya mencuri dengan kekerasan, pelaku pencurian nekat melukai korbannya setelah kepergok.

Yeni (38) warga Desa Pembaharuan, Kecamatan Kelapa Kampit  yang menjadi korban pencurian pun mengalami luka dibagian telapak tangannya hingga harus dilarikan ke Puskesmas Kelapa Kampit.

Sekitar pukul 01.00  WIB dinihari,  Yeni mendengar suara dari arah jendela, dia pun kemudian mendatangi arah suara tersebut didekat jendela. Mendapati ada satu orang pencuri sudah masuk dalam rumahnya.

Pencuri yang saat itu memegang sebilah pisau sempat menodongkan pisau ke tubuh korban, namun Yeni melakukan perlawanan sehingga korban mengalami luka di ibu jari kiri dan luka robek telapak tangan kanan dan terjatuh.

Pelaku pun saat melihat korban terjatuh melarikan diri dengan membawa laci yang ada di toko. Menurut korban, laci tersebut berisi uang dan bon nota barang.

Korban pun mendapatkan pertolongan dari tetangganya setelah berteriak minta tolong, dibantu tetangganya korban pun langsung dibawa ke Puskesmas Kelapa Kampit untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Kelapa kampit, Iptu Wawan S membenarkan kejadian tersebut, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

"Sedang dilakukan penyelidikan. Korban saat ini sudah kembali ke rumahnya," kata Wawan kepada posbelitung, Jumat (6/9/2019).

Menurut Iptu Wawan modusnya yang dilakukan oleh pencuri yakni dengan mencongkel jendela, yang mana saat kejadian pemilik toko tinggal sendirian.

"Kelihatannya sasaran pelaku adalah warung yang pemiliknya tinggal sendirian, belakangan memang terjadi peningkatan tindakan kriminal, mungkin karekonomi saat ini agak menurun," ungkap Wawan.

Ia mengimbau agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar rumah, mewaspadai apabila ada orang yang sering bolak-balik kediaman, pintu rumah dan jendela di kunci bepergian.

Sedangkan untuk kendaraan agar dikunci ganda diamankan dan diharapkan hilangkan kebiasaan menggantung kunci kendaraan sembarangan.

"Jam rawan sekitar pukul 01.00 - 05.00 WIBpagi, Kami mulai melaksanakan patroli malam, namun lebih baik lagi warga menghidupkan siskamling di lingkungannya,"imbau Wawan.  (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved