Berita Belitung

PT PLN UP3 Belitung Belum Dapat Kabar Terkait Pencabutan Subsidi Pelanggan 900 VA Bakal Dicabut

Manager PT PLN UP3 Belitung Joko Nur Astanto mengatakan belum mendapatkan kabar atau informasi rencana penghapusan subsidi kepada pelanggan 900 VA

PT PLN UP3 Belitung Belum Dapat Kabar Terkait Pencabutan Subsidi Pelanggan 900 VA Bakal Dicabut
idea
Wanita Ini Sukses Hemat Listrik Hingga Rp 600 Ribu Perbulan, Ini Dia Caranya! 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemerintah kini sudah berencana untuk melakukan pencabutan subsidi listrik pada pelanggan 900 VA pada tahun 2020 mendatang. Rencana pencabutan tersebut, sekarang ini sedang tahap pembahasan.

Manager PT PLN UP3 Belitung Joko Nur Astanto mengatakan belum mendapatkan kabar atau informasi rencana penghapusan subsidi kepada pelanggan 900 VA itu. Pasalnya hingga sekarang ini surat resmi untuk perberitahuan itu belum diterima oleh mereka hingga sekarang.

"Kami belum dapat kabar soal itu dan secara secara resmi juga terkait informasi ini belum ada kami terima," kata Joko Nur Astanto kepada posbelitung.co, sabtu (7/9/2019).

Dikutip dari kompas.com, Pemerintah mencabut subsidi listrik untuk 24,4 juta pelanggan 900 VA pada 2020. Demikian salah satu hasil rapat panitia kerja anggaran di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Awalnya usulan pencabutan subsidi listrik tersebut berasal dari Direktur Jenderal Kelistrikan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral ( ESDM) Rida Mulyana.

"Apabila R1 900 VA-RTM dilepas subsidinya maka subsidi listrik menjadi Rp 54,79 triliun," ujarnya saat memberikan pemaparan.

RTM merupakan singkatan dari Rumah Tangga Mampu. Selama ini pemerintah masih membarikan subsidi kepada 24,4 jutapelanggan listrik 900 VA.

Padahal pelanggan tersebut merupakan rumah tangga mampu. Adapun pelanggan 900 VA yang masuk kategori miskin hanya 7,17 juta rumah tangga.

Kepala Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan dengan pencabutan subsidi 24,4 juta pelanggan itu maka subsidi menjadi turun.

Pada usulan di RAPBN 2020, Kementerian ESDM mengusulkan subsidi listrik Rp 62,2 triliun. Namun demkian, setelah rapat dengan Panjang Anggaran subsidi listrik menjadi Rp 54,8 triliun.

Angka subsidi listrik 2020 ini juga lebih kecil dari anggaran subsidi listrik pada 2019 yang sebesar Rp 65,3 triliun.

"Tadi diusulkan Kementerian ESDM bahwa tarif itu tidak lagi tarif subsidi. Sehingga secara subsidi turun dari Rp 61,7 triliun jadi Rp 54,8 trilliun," kata Suahasil.

(posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved