Asmara Novy Chardon Wanita Asal Surabaya dan Bule Australia hingga Dibunuh Suaminya

Novy menceritakan ke Jane betapa kehidupan pernikahannya tidak bahagia lagi dan dia ingin bercerai dari John.

Asmara Novy Chardon Wanita Asal Surabaya dan Bule Australia hingga Dibunuh Suaminya
FB: istimewa via ABC
John Chardon dan Novy menikah sekitar tahun 2001 dengan jarak usia lebih dari 30 tahun. Rumahtangga mereka mulai retak sekitar tahun 2009 dan sejak 6 Februari 2013 Novy menghilang sampai sekarang. 

Foto-foto di akun medsos Novy ini berjumlah lebih dari 350 foto, menurut laporan media Gold Coast Bulletin, namun tak satu pun yang menampilkan foto John.

Hanya foto-foto kehidupan Novy bersama anak-anaknya dan rekan-rekannya.

Pada saat-saat itulah Novy diketahui menjalin hubungan dengan seorang pria yang jauh lebih muda dari John. Novy konon patah hati ketika pacarnya itu juga meninggalkannya.

Postingan-postingan Novy seperti layaknya akun medsos orang lain, menunjukkan momen-momen khusus seperti perayaan ulang tahun bersama rekan-rekannya.

Ada pula postingan saat dia berkunjung ke keluarganya di Indonesia, atau saat shopping di Sydney bersama pacar barunya.

"Novy ingin serius menggeluti bisnis memanjangkan bulu mata dan rambut," jelas seorang rekannya.

Sumber lainnya menyebut Novy sudah memantapkan diri untuk meninggalkan John karena "John telah menyia-nyiakan dia padahal Novy seorang wanita muda yang menarik".

Polisi yang menyelidiki kasus ini dalam keterangannya menyebutkan hubungan Novy dengan pacar barunya menunjukkan bahwa dia ingin menatap ke depan.

Mantan pacar tersebut tidak menjadi tersangka dalam kasus menghilangnya Novy.

Penampakan terakhir Novy terekam kamera CCTV di sebuah pompa bensin dekat rumahnya sebelum menghilang pada 6 Februari 2013. (Queensland Police Service)
Penampakan terakhir Novy terekam kamera CCTV di sebuah pompa bensin dekat rumahnya sebelum menghilang pada 6 Februari 2013. (Queensland Police Service) ()

Tepat sebelum Natal 2012, Novy memposting kata-kata mutiara di akun FB-nya, berbunyi: "Bila saya sendirian, saya ingat. Bila saya ingat, saya merasa sakit. Bila merasa sakit, saya menangis. Bila menangis, saya tak bisa berhenti".

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved