Belitung Timur

Bedungan Pice Bisa Bergeser Bila Badan Bendungan Terus Ditambang

Dampak terbesar bila tambang ilegal terus beroprasi di seputaran daerah bedungan Pice dapat berakibat fatal pada bendungan

Bedungan Pice Bisa Bergeser Bila Badan Bendungan Terus Ditambang
Dokumentasi Satpol PP Beltim
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Timur saat menertibkan peralatan tambang inkonvensional di seputaran bendungan Pice, Kecamatan Gantung, Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kabid Gakumda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Timur, Lukman Hakim mengatakan dampak terbesar bila tambang ilegal terus beroprasi di seputaran daerah bedungan Pice dapat berakibat fatal pada bendungan tersebut,

Dampak tersebut diketahui setelah Satpol PP Kabupaten Beltim melakukan kegiatan rutin melakukan
pengawasan pembinaan dan penertiban, pada senin (9/9) malam, bertempat di seputaran bendungan Pice Kecamatan Gantung.

"Kegiatan itu bertahap dan rutin sesuai dengan situasi dan kondisinya. Apabila disekitar bendungan pice ada aktivitas tambang ilegal, kami langsung melakukan penindakan dan penertiban aktivitas tambang ilegal yang dimaksud," ujar Lukman kepada posbelitung.co, Selasa (10/9/2019).

Menurutnya hasil dari pengawasan pembinaan dan penertiban tersebut masih saja ditemukan aktivitas penambangan ilegal.

"Ada penambangan ilegal, mereka kegiatan malam dan itu merusak badan-badan pice (seputaran bendungan) yang sudah rapuh, Jadi kami tertibkan agar kegiatan mereka tidak berlanjut. Hanya untuk sifat sementara kami melakukan pengaman barang bukti sebagai langkah efek jera," ujar Lukman.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Timur saat menertibkan peralatan tambang inkonvensional di seputaran bendungan Pice, Kecamatan Gantung, Belitung Timur.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Timur saat menertibkan peralatan tambang inkonvensional di seputaran bendungan Pice, Kecamatan Gantung, Belitung Timur. (Dokumentasi Satpol PP Beltim)

Lukman berpendapat dampak besar akan terjadi beberapa bulan nantinya bila badan pice terus menerus digerus akan terjadi longsoran. Menurutnya badan bedungan pice juga akan bergeser nantinya bila terus dipaksakan ditambang.

"Karena dari situasi fisik di sebalah Barat, sudah ada lubang yang besar yang dibuat oleh penambang, dan jarak dengan DAS hanya tiga meter dan apabila terjadi musim hujan. Daerah yang masuk DAS Lenggang itu mungkin karena air hujan akan semakin tergerus sehingga bisa membuat badan Pice bergeser atau miring," ujarnya

Dari hasil penertiban dan pembinaan Satpol PP mengamankan berupa satu unit mesin robin, satu pompa sedot tanah, selang, dan beberapa peralatan yang digunakan dalam aktifitas tambang.

Satpol PP sebagai penegak Perda, mengambil langkah -langkah respresif tidak mengarah ke pengadilan,

"Dan apabila hal itu dilakukan mengarah ke arah tindak pengadilan itu nanti rananya PPNS, hanya Satpol PP melakukan pembinaan secara persuasif agar kegiatan itu jangan berkembang dan berlanjut," ujarnya.

Dia menyampaikan aktivitas menambang tidak dilarang asal sesuai dengan tempatnya.

"Kalau tempat menambang itu sudah tidak layak, jangan ditambang lagi di aliran DAS yang sudah jelas. Karena dampaknya sangat luar biasa," bebernya

Sementara itu Kasat Pol PP Zikril menyampaikan pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh pelaku TI ilegal di lokasi DAS Sungai Lenggang. Satpol PP akan kenakan aturan hukumnya bila berkali-kali mereka kembali lagi beroperasi. Menurutnya di sisi lain desakan warga dan aktivis lingkungan meningkat kepada pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved