Berita Belitung

Dua Guru dari Beltim Lolos ke Final Mewakili Bangka Belitung di Tingkat Nasional

Prestasi membanggakan datang dari dua guru di Belitung Timur. Guru SMP Negeri 4 Gantung Heriyanto Helmi dan guru SMP Negeri 2 Dendang Andi

Dua Guru dari Beltim Lolos ke Final Mewakili Bangka Belitung di Tingkat Nasional
Dokumen Heriyanto Helmi
Heriyanto Helmi. 

POSBELITUNG, CO, BELITUNG - Prestasi membanggakan datang dari dua guru di Belitung Timur. Guru SMP Negeri 4 Gantung Heriyanto Helmi dan guru SMP Negeri 2 Dendang Andi mewakili Bangka Belitung dalam Lomba Karya Inovasi Pembelajaran Guru SMP tingkat Nasional 2019.

Helmi membawakan inovasi 'Alga Maji' alias alat peraga manasik haji. Dengan alat ini bisa memudahkan peserta didik mengerti mengenai tata cara berhaji.

"Uniknya alat peraga ini saya buat menggunakan bahan bekas, seperti kardus, koran, dan triplek yang sudah tak terpakai," kata guru Pendidikan Agama Islam ini kepada posbelitung.co, Selasa (10/9/2019).

'Alga Maji' ini juga dipadukan dengan video simulasi haji sehingga peserta didik mampu menggerakkan daya visualnya.

Berbeda dengan Helmi, inovasi yang dibawakan Andi yakni alat peraga 'Evolututionary Box' sebagai alat bantu mengajar Bahasa Inggris. Alat ini diharapkan mampu membantu peserta didik dalam memahami pelajaran Bahasa Inggris yang biasanya jadi momok menakutkan.

"Alat ini mengajarkan konsep perubahan kata kerja kedua dalam Bahasa Inggris dengan lebih menarik karena disimbolkan dengan karakter-karakter kartun populer," terang Andi.

Helmi berharap masuknya ia dan Andi ke tingkat nasional mewakili Babel menjadi motivasi bagi guru-guru lain di Babel mengikuti lomba.

"Karena masih sedikit guru-guru di Babel yang mengikuti perlombaan semacam ini. Kemarin saja yang daftar hanya 100-an dari Babel sedangkan daerah lain sudah 300 sampai 500 pendaftar," ucap guru berusia 35 tahun ini.

Helmi berharap pemerintah bisa mendukung para guru untuk mengikuti lomba sejenis karena bermanfaat tidak hanya bagi guru tapi juga bagi peserta didik nantinya.

Ada beberapa tahap sebelum bisa masuk ke final. Seleksi administrasi, seleksi proposal ilmiah, dan terakhir seleksi penyempurnaan. Sebelum ke final, ia dan guru lainnya melakukan workshop penulisan ilmiah di Jakarta. Dari situ juga merupakan poin penilaian untuk lolos ke tahap final.

Lomba ini akan dilaksanakan di Kota Batu, Jawa Timur pada 23-27 September 2019. Ajang ini bertujuan meningkatkan kompetensi, wawasan pengetahuan, motivasi, dan profesionalisme guru untuk mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan guru SMP se-Indonesia.

(posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved