Berita Belitung

Cegah Peredaran Narkoba, Kantor Imigrasi Tanjungpandan Perketat Pengawasan

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan akan melakukan pengawasan yang lebih ketat

Cegah Peredaran Narkoba, Kantor Imigrasi Tanjungpandan Perketat Pengawasan
Dokumen Pos Belitung
Ilustrasi - Penumpang sebelum memasuki pesawat di Bandara H AS Hanandjoeddin, Tanjungpandan beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG  - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan akan melakukan pengawasan yang lebih ketat. Mulai dari penumpang tiba sampai keluar dari bandara akan diawasi secara komprehensif.

"Akan ada rapat-rapat koordinasi lebih lanjut mengenai hal ini bersama pihak-pihak yang berwenang," kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungpandan Shalahuddin Al Ayubi kepada posbelitung.co, Rabu (11/9/2019).

Berbagai persiapan dilakukan untuk mencegah hal ini. Di antaranya mengedukasi pegawai-pegawai internal bandara supaya peka dan tetap waspada terhadap gerak-gerik orang yang mencurigakan.

"Kita tidak mau Belitung menjadi jalur baru peredaran narkoba di Indonesia karena posisi Belitung cukup strategis ya," tambahnya.

Pemohon Paspor Melonjak

Menjelang dibukanya penerbangan internasional dari Tanjungpandan ke Kuala Lumpur oleh maskapai Air Asia, pemohon paspor mengalami kenaikan. Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungpandan Shalahuddin Al Ayubi mengatakan kenaikan sudah terjadi sejak penerbangan Belitung-Singapura oleh Garuda Indonesia beberapa waktu lalu.

Namun saat ini penerbangan ke Singapura dihentikan sementara. Pemohon melonjak lagi setelah masuknya Air Asia ke Belitung.

"Setelah launching penerbangan maskapai asal Malaysia tersebut kuota pembuatan paspor harian selalu terpenuhi," ucap Shalehuddin kepada posbelitung.co, Rabu (11/9/2019).

Kuota per hari pelayanan pembuatan paspor adalah 25-30 buku. Sebelumnya pemohon hanya kisaran 15 paspor per hari. Menurut data dari Imigrasi Tanjungpandan tanggal 1-10 September 2019, pemohon paspor sudah berjumlah 133 orang.

Angka pemohon paspor menunjukkan tren yang positif. Menurut data yang diterima posbelitung.co, penerbitan paspor bulan Juli adalah 242 buku dan bulan Agustus sebanyak 248 paspor.

Penerbangan ini belum dibuka jadi angka tersebut masih bisa naik karena masih banyak masyarakat yang belum tahu mengenai hal ini.

"Karena biasanya kalau sudah running baru masyarakat datang bikin paspor," kata Shalahuddin.

Penerbangan Tanjungpandan ke Kuala Lumpur akan dilayani maskapai bermotto Everyone Can Fly mulai 2 Oktober 2019. Selain ke Kuala Lumpur, Air Asia juga membuka Tanjungpandan-Jakarta PP yang otomatis membuat masyarakat jadi banyak pilihan untuk terbang ke ibukota.

(posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved