Berita Belitung

Aliansi Mahasiswa Mandiri Galang Dana Peduli Bencana Asap Riau

Gabungan Mahasiswa Belitong yang tergabung dalam persatuan Aliansi Mahasiswa Mandiri melakukan penggalangan dana turun ke jalan.

Aliansi Mahasiswa Mandiri Galang Dana Peduli Bencana Asap Riau
(posbelitung.co/dede s)
Aliansi Mahasiswa Mandiri berfoto bersama usai melakukan penggalangan dana, Sabtu (14/9/3019). 

POSBELITUNG.CO - Gabungan Mahasiswa Belitong yang tergabung dalam persatuan Aliansi Mahasiswa Mandiri melakukan penggalangan dana turun ke jalan.

Aliansi yang terdiri dari berbagai macam elemen organisasi mahasiswa yang ada di Belitung itu menunjukkan sikap kepedulian terhadap masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau yang sedang terkena bencana asap.

Levi Oktariza mahasiswa Akademi Manajemen Belitung selaku koordinator dalam aksi penggalangan dana mengatakan bahwa aksi tersebut sementara ini hanya lakukan di satu lokasi saja pada Sabtu (14/9/2019) kemarin.

"Kami melihat kondisi nantinya ketika memang sudah memenuhi target, kami akan stop sampai hari ini. Aksi ini kami lakukan di simpang terminal Tanjungpandan dari mulai pukul 16.00 WIB sore sampai pukul 17.30 WIB," ujarnya kepada posbelitung.co, Minggu (15/9/2019).

Ia menambahkan kegiatan aksi tersebut bertujuan sebagai bentuk kepedulian selaku mahasiswa, sekaligus dalam menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi yang ketiga yaitu pengabdian masyarakat.

Selain itu, kegiatan sosial tersebut turut mendukung aksi 10 ribu masker untuk masyarakat Riau.

"Dana yang terkumpul dalam aksi Penggalangan dana hari ini mencapai Rp.2.967.700. Selanjutnya hasil dari Penggalangan dana ini akan kami salurkan melalui Ikatan Pelajar Mahasiswa Pulau Burung (IPMPB) yang ada di Pekanbaru, Riau," katanya.

Levi menambahkan kabut asap yang terjadi di wilayah Provinsi Riau sampai hari ini sudah mencapai titik berbahaya.

Artinya masyarakat setemlat diharuskan untuk meninggalkan provinsi Riau supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bahkan sudah banyak anak ataupun orang tua yang mengalami Ispa atau inpeksi saluran pernapasan atas.

"Semoga bencana kabut asap sebagai akibat kebakaran hutan tersebut bisa diatasi sesegera mungkin dan keadaan di sana bisa kembali normal," ungkapnya.

(posbelitung.co/dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved