Breaking News:

Viral Ningsih Tinampi Ahli Pengobatan Alternatif di Pasuruan, Pasien Menunggu Antri Hingga 5 Bulan

Ia selalu menggunakan surat pertama dalam Al-Quran itu sebagai doa penyembuh bagi pasien-pasiennya

Penulis: tidakada007 | Editor: Fitriadi
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Ningsih Tinampi saat mengobati pasiennya di rumahnya di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (17/9/2019). 

Ditemui di sela aktivitasnya, Ningsih bercerita tentang awal mula dirinya bisa menyembuhkan penyakit non medis.

Ningsih mengatakan, perjalanannya menjadi pengobat penyakit non medis tidak lepas dari masalah keluarga yang dialaminya.

“Pokoknya berawal dari suamiku. Dia ibaratnya punya selingkuhan. Terus aku kondisinya galau banget. Sedih banget, ya gitu lah. Setiap hari mendukun (datang ke dukun), satu hari dukunnya sampai enam, empat. Sampai menghabiskan Rp 500.000 sampai Rp 600.000 per hari. Gimana caranya suamiku sembuh,” katanya.

Di tengah pencariannya akan kesembuhan suaminya itu, Ningsih akhirnya bertemu dengan seseorang.

Seseorang itu mengatakan bahwa suaminya itu tidak bisa disembuhkan karena penyakit non medis yang bersarang di tubuhnya sudah banyak dan itu merupakan cobaan baginya.

Seseorang itu juga mengatakan bahwa di dalam diri Ningsih terdapat kekuatan yang dapat menyembuhkan penyakit non medis.

“Yang namanya Pak Damon ini bilang begini, jangan diobati suaminya. Karena ada salah satu ilmu yang sampeyan punya sejak sampeyan ada di dalam kandungan,” kata Ningsih menirukan perkataan seseorang yang ditemuinya.

Kekuatan itu sudah berusaha masuk ke dalam dirinya sejak berusia 35 tahun. Namun, kekuatan itu tidak kunjung bisa menyatu dengan diri Ningsih. Akhirnya ia menyadari bahwa kehilangan suami adalah cobaan baginya.

“Ujiannya berat banget, suami yang sangat setia, sayang banget sama anak dan keluarga, akhirnya jadi siluman di dalam keluarga. Bahkan saya mau dibunuh. Tidak mau menghiraukan anak. Hilang lah semuanya,” katanya.

“Ternyata kejadian ini menuntun saya ke dukun-dukun dengan tujuan supaya ada yang bisa membantu ilmu itu masuk ke badanku,” katanya.

Ningsih mengatakan, ilmu yang didapatnya ini adalah ilmu Al Fatihah. Ia selalu menggunakan surat pertama dalam Al-Quran itu sebagai doa penyembuh bagi pasien-pasiennya. (Kompas.com/Andi Hartik)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Ningsih Tinampi, Pengobat Alternatif yang Viral, Berawal dari Kehilangan Suami (1)", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved