Liga Champions

Hasil Liga Champions: Juventus Dipaksa Imbang, Liverpool dan Real Madrid Keok

Juventus berhasil unggul dua gol terlebih dahulu sebelum pada akhirnya Atletico Madrid berhasil mengejar ketertinggalan.

Editor: Fitriadi
TWITTER.COM/PSG_INSIDE
Para pemain Paris Saint-Germain merayakan gol kedua Angel Di Maria pada pertandingan kontra Real Madrid di Stadion Parc des Princes, Rabu (18/9/2019) atau Kamis dini hari WIB. 

POSBELITUNG.CO - Beberapa tim besar termasuk Juventus gagal meraih kemenangan dalam pekan perdana Liga Champions musim 2019/2020, Kamis (19/9/2019). Bahkan tim unggulan Real Madrid dan Liverpool mengalami kekalahan.

Juventus harus puas bermain imbang 2-2 dengan Atletico Madrid.

Pemain Atletico Madrid Hector Herera berhasil membuyarkan kemenangan skuat asuhan Maurizio di akhir laga.

Laga  Atletico Madrid vs Juventus telah dihelat di Stadion Wanda Metropolitano, Kota Madrid.

Pelatih Juventus, Maurizio Sari menyinggung timnya harus lebih jeli dan fokus pada ancaman bola mati lawan.

Hal senada juga diungkapkan oleh bek klub berjuluk la vecchia signora, Leonardo Bonnuci yang mengingatkan timnya agar lebih berhati-hati dalam menghadapi bola mati di laga-laga kedepannya.

Seperti yang telah diketahui sebenarnya Juventus berhasil unggul dua gol terlebih dahulu sebelum pada akhirnya tim tuan rumah berhasil mengejar ketertinggalan dua gol tersebut.

Bahkan dua gol tim asuhan Diego Simeone dihasilkan melalui bola mati yakni skema tendangan bebas pada gol pertama dan sepak pojok pada gol kedua.

Berdasarkan hal tersebut baik Sari maupun Bonnuci sama-sama sepakat mengingatkan timnya agar berkonsentrasi penuh ketika menghadapi bola mati lawan-lawannya.

"Kedepannya kami membutuhkan lebih banyak perhatian dan fokus pada bola mati, kami akan mengusahakannya dalam laga berikutnya," ujar Sari melalui laman resmi Uefa.

Maurizio Sarri menambahkan, timnya sebenarnya sudah bermain bagus tetapi di akhir laga justru timnya menelan rasa pahit, apalagi ia merasa timnya berhasil mengendalikan permainan.

Disinggung alasan memainkan Cuadrado sejak menit awal dalam laga melawan Atletico, Sari ingin timnya bermain dengan permainan terbuk dan Cuadrado punya kemampuan hebat dalam membuka ruang.

"Saya memilih untuk memulai laga dengan Cuadrado karena saya berpikir itu bisa menjadi permainan terbuka bagi kami dengan ruang baginya untuk menggunakan kemampuan langkahnya," ungkap mantan pelatih Napoli dan Chelsea tersebut.

Sari pun tidak segan mengakui bahwa timnya telah bermain dengan baik dan laga melawan Atletico ia bisa melihat hasil dari hal-hal yang telah dicoba dalam pelatihan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved