Kemarau Panjang, Penjualan Bes Sumur Meningkat

Penjualan bes untuk sumur meningkat karena musim kemarau yang sudah berlangsung sekitar empat sampai lima bulan di Belitung.

Kemarau Panjang, Penjualan Bes Sumur Meningkat
(Posbelitung.co/Bryanbimantoro)
Suasana tempat mencetak bes di area Perawas 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Penjualan bes untuk sumur meningkat karena musim kemarau yang sudah berlangsung sekitar empat sampai lima bulan di Belitung.

Menurut pemilik percetakan bes di seputaran Perawas Sudirman penjualan meningkat cukup tinggi. Semula hasil cetakan menunggu cukup lama agar terjual, sekarang sudah tidak seperti itu.

"Sekarang sudah punya orang semua. Harus nunggu dua sampai tiga minggu dulu baru bisa kalau pesannya hari ini," kata Sudirman kepada posbelitung.co, Sabtu (21/9/2019).

Saat ini percetakan bes miliknya mampu mencetak tiga sampai empat bes per hari. Tempatnya harus mencetak lebih dari 50 bes, karena sudah pesanan dari warga.

Mengenai harga jual, ia mematok sekitar Rp 270 ribu per bes ukuran besar dan ukuran kecil sekitar Rp 240 ribu. Ia mengatakan ada kenaikan harga dibanding sebelum kemarau.

"Namun kenaikan harga ini bukan karena banyaknya permintaan. Tapi karena harga semen yang naik sekitar 10 ribu per sak. Jadi mau tidak mau harga jualnya dinaikkan juga," katanya.

Walaupun bisnisnya lancar dalam menyediakan bahan baku sumur, namun ia berharap musim kemarau cepat usai. Ia mengaku kasihan dengan warga sekitar yang kekeringan air.

"Kami membuat sumur umum untuk warga supaya ketersediaan air tercukupi. Saya heran juga padahal dulu kemarau sembilan bulanan juga tidak separah ini keringnya," herannya.

(Posbelitung.co/Bryanbimantoro)

Tags
kemarau
Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved