Breaking News:

Berita Belitung

Warga Ngadu ke DPRD Belitung Terkait Pemadaman Listrik oleh PT PLN

Warga mengatasnamakan Komunitas Anjelo Brother Club Kabupaten Belitung mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Belitung, Jumat (26/9/2019).

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Posbelitung/Yuranda
Suasana ‎Rapat Audiensi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori, di ruang rapat Kantor DPRD Kabupaten Belitung, Kamis (26/9/2019) 

POSBELITUNG.CO-- Warga mengatasnamakan Komunitas Anjelo Brother Club Kabupaten Belitung mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Belitung, Kamis (26/9/2019). Kedatangan mereka untuk mengadukan masalah pemadaman aliran listrik, yang beberapa hari ini dilakukan oleh PT PLN UP3 Belitung.

Lukman Hidayat, perwakilan dari Anjelo Brother Club Kabupaten Belitung, mengatakan masih lebih baik masyarakat hanya ngomel, daripada mereka bertindak anarkis.

Ia menyebutkan, masyarakat  mempertanyakan statement PLN yang menyatakan bahwa surplus 35 mega watt. Untuk itu pihaknya ingin mengetahui sumber listrik PLN darimana dan mengapa bisa terjadi pemadaman listrik beberapa hari ini.

"Mereka bilang mereka (PLN--red) sibuk, tapi mereka main facebook. Masyarakat mengeluh mereka bilang tidak berterima kasih kepada PLN, sibuk seperti apa kalau main facebook mereka bisa," ucap Lukman, Kamis (26/9/2019) di ruang rapat Kantor DPRD Kabupaten Belitung.

Harapannya paling tidak ada perwakilan PLN hadir di Kantor DPRD Kabupaten Belitung dalam audiensi terkait pemadaman listrik tersebut karena banyak kerugian yang dialami masyarakat.

Rekannya, Sumanteri juga meminta kepada Manajer PLN UP3 Belitung untuk hadir diaudiensi agar mereka mendengar apa yang dikeluhkan masyarakat, karena pemasalah listrik ini bukan kali ini saja, setiap tahun permasalahannya sama.

Menurutnya, solusi yang diberikan PLN terkait pemadaman tidak sesuai. Dia mempertanyakan apakah tidak ada cara lain untuk menyelesaikan hal tersebut tanpa menimbulkan permasalahan yang baru karena dengan pemadaman listrik yang terjadi banyak kerugian  dialami masyarakat.

"Permasalahan ini permasalah klasik yang terus terjadi. Kalau ada permasalahan tolong jangan ada pemadaman listrik, saya pikir banyak cara lain yang tidak menimbulkan kerugian," tegas Sumanteri.

Untuk itu mereka minta pihak PLN agar hadir, apalagi pelayanan publik yang dinikmati masyarakat. Ia juga menyampaikan keluhan yang dirasakan masyarakat mengenai susahnya mendapatkan air bersih, tarif listrik naik,  harga sembako naik terus dan permasalahan lainnya,

"Kami sangat percaya kepada DPR sampai saat ini agar kita sama-sama membantu pelayanan publik, karena kita menikmati pelayanan publik ini tidak gratis tapi bayar," kata Sumenteri.

Menurutnya PLN harus mengetahui solusinya, jangan asal padam saja, yang lebih parah lagi pemadaman tidak sesuai dengan jadwal lagi, sehari sampai lima kali melakukan pemadaman dijalur yang sama.

"Padahal sesuai dengan edaran yang diberikan PLN, walaupun itu tidak tertera sampai kapan, disitu jadwalnya ada ada tahapan tapi tidak sesuai dengan tahapan tersebut," ungkapnya.

Pihaknya juga meminta, kepada anggota DPRD yang baru ini, agar segera di tindak lanjuti permasalahan listrik ini jangan sampai berlarut-larut.

Hingga saat ini posbelitung masih mengupayakan konfirmasi dari pihak PT PLN UP3 Belitung untuk memberikan penjelasan terkait dengan adanya keluhan masyarakat yang disampaikan kepada Anggota DPRD Kabupaten Belitung. (Posbelitung.co/Yuranda)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved