Dishub Belitung Tak Tahu Truk Fuso Membawa Kaolin Lintasi Jalan di Pusat Kota Tanjungpandan

Truk fuso yang membawa muatan kaolin hingga menimbulkan debu di sepanjang Jalan Rahat, Jalan Sriwijaya, Jalan Gegedek dan Jalan Siburik Barat

Dishub Belitung Tak Tahu Truk Fuso Membawa Kaolin Lintasi Jalan di Pusat Kota Tanjungpandan
posbelitung.co/dede s
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung Ubaidillah menunggangi BMW S1000 bersama Ray Rendy, Jumat (16/8/2019). 

Dishub Belitung Tak Tahu Truk Fuso Membawa Kaolin Lintasi Jalan di Pusat Kota Tanjungpandan

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Truk fuso yang membawa muatan kaolin hingga menimbulkan debu di sepanjang Jalan Rahat, Jalan Sriwijaya, Jalan Gegedek dan Jalan Siburik Barat Tanjungpandan, Belitung ternyata tidak pernah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Belitung.

"Kami tidak tahu sebelumnya truk - truk besar itu beroperasi di jalan itu, tiba - tiba saja tanpa pemberitahuan mereka beroperasional seperti itu dan tidak mengikuti kaidah - kaidah lalu lintas," kata Kepala Dishub Kabupaten Belitung Ubaidillah kepada posbelitung.co, sabtu (5/10/2019).

"Itu sudah kami stop dan nanti akan kami rapat kan lagi. Terutama untuk mencari solusi kedepan nya bagaimana. Kalau memang ada ekspor lagi, mungkin kami cari yang terbaik," lanjutnya.

Seharusnya, kata Ubaidillah, sebelum melakukan aktivitas pengangkutan material tambang tersebut untuk ekspor, terlebih dahulu PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Tanjungpandan, pengusaha dan jasa angkutan melakukan koordinasi terlebih dahulu.

"Ya harus ada semacam koordinasi dulu, tidak boleh langsung begitu. Kalau kemarin di bicarakan dulu, kami akan carikan solusi nya, tapi ini tidak pernah berkoordinasi, langsung saja," pungkasnya. 

Ubaidillah mengatakan, truk fuso yang melakukan pengangkutan melewati pusat Kota Tanjungpandan menuju Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Tanjungpandan, lantaran Pelabuhan Tanjung Batu, Kecamatan Badau, sekarang ini sedang dalam tahap perbaikan.

Seharusnya, truk berukuran sebesar tersebut melakukan aktivitas bongkar muat untuk peruntukan Pelabuhan Tanjung Batu. Lantaran ada peristiwa seperti ini, maka Dishub akan melakukan evaluasi kembali.

"Karena ini dampak dari perbaikan Pelabuhan Tanjung Batu. Selama ini ekpsor lewat Tanjung Batu, karena ada perbaikan di Pelabuhan Tanjung Batu jadi aktivitas dilakukan penyetopan terlebih dahulu," kata Ubadilillah kepada posbelitung.co, sabtu (5/10/2019).

Awalnya, kata Ubadillah, untuk pengganti aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Batu, ingin di arahkan ke Pelabuhan Tanjung RU Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Operator pelabuhan tersebut adalah Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Tanjung Batu Port.

Halaman
123
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved