Berita Belitung

Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Tunggu Surat Resmi, Awasi Obat yang Mengandung Ranitidin

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Suhandri mengatakan obat yang mengandung ranitidin, seperti injeksi dan tablet.

Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Tunggu Surat Resmi, Awasi Obat yang Mengandung Ranitidin
metro.co.uk
Obat-obatan 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Suhandri mengatakan obat yang mengandung ranitidin, seperti injeksi dan tablet. Namun saat ini belum ada pengawasan terhadap obat tersebut.

"Kami menunggu surat secara resmi masuk baru, kami lakukan pengawasan atau penarikan kalau ada ditemukan. Obat itu sesuai dengan nomor betsnya, bila sama dengan nomor bets yang dikeluakan oleh BPOM RI maka kami lakuan penarikan, "kata siapa Suhandri kepada posbelitung.co, Senin (7/10/2019).

Dinas Kesehatan sudah mengantisipasi melakukan pemeriksaan ke beberapa apotek yang memang menyediakan obat ini dengan nomor bets seperti yang ditarik oleh BPOM RI.

Produk yang mengandung N-Nitrosodimethylamine (NDMA) diduga memicu berpotensi terjadinya kanker.

"Bukan tercemar tapi mengandung NDMA. Pengawasan kami masih menunggu surat secara resmi. Segala sesuatu harus ada dasarnya, dasarnya belum sampai kepada kami, " ucapnya.

Suhandri menghimbau kepada apotek dan penyediaan obat agar membeli obat kepada distributor yang resmi.

Jangan membeli obat diluar ketentuan yang berlaku ‎dalam sistem peredaran obat, dan beli obat yang ada legalitasnya.

Berikut adalah nama obat yang ditarik melalui perintah penarikan maupun dengan penarikan sukarela.

Perintah Penarikan Produk Ranitidin yang Terdeteksi N-Nitrosodimethylamine (NDMA):

1. Nama obat: Ranitidine cairan injeksi 25 mg/mL

Halaman
12
Penulis: Yuranda
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved