Berita Belitung

Dukung Pariwisata, IPC Tanjungpandan Garap Public Area Berbasis Kepelabuhanan

IPC Cabang Tanjungpandan tengah membangun public area untuk destinasi wisata baru berbasis kepelabuhanan.

Dukung Pariwisata, IPC Tanjungpandan Garap Public Area Berbasis Kepelabuhanan
posbelitung.co/Dede Suhendar
ADGM Sistem Informasi IPC Cabang Tanjungpandan Muqham elsafad menunjukan lokasi pengembangan public area, Senin (9/10/2019). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG  - IPC Cabang Tanjungpandan tengah membangun public area untuk destinasi wisata baru berbasis kepelabuhanan.

Memanfaatkan lahan masiv area lini dua, IPC mengolah lahan tepatnya sepanjang jalan sekitar 400 meter dari terminal penumpang menuju KJUB PT Timah.

Lokasi tersebut akan dibangun taman serta objek swafoto dengan latar belakang kapal-kapal serta aktifitas bongkar muat barang.

"Ini bagian dari pengembangan IPC Cabang Tanjungpandan ke arah pariwisata untuk mendukung program pemda. Intinya ini untuk public area tetapi aksesnya tetap melalui gate lini dua," ujar ADGM Sistem Informasi IPC Cabang Tanjungpandan Muqham elsafad kepada posbelitung.co, Senin (9/10/2019).

Tak hanya itu, pada bibir talut tepi kolam juga akan dibangun tempat kuliner bagi pengunjung dengan desain yang ditentukan.

Lalu demi menghidupkan suasana, di sisi seberang tepatnya dinding pagar juga akan digambar mural dari tangan-tangan murid Taman Kanak-kanak melalui program CSR IPC Cabang Tanjungpandan.

Ditambah jogging trek di pinggir jalan memudahkan pengunjung yang ingin menikmati pemandangan pelabuhan.

"Selama ini banyak warga yang masuk hanya ingin melihat kapal-kapal yang sandar. Jadi sekarang kami siapkan lokasinya di sini area lini dua karena lini satu itu area terbatas," ungkapnya.

Selain itu, kata Elsa, pada area terminal penumpang Laskar Pelangi akan dilakukan pembenahan bertahap berkonsep museum maritim.

Nantinya, dalam area ruang tunggu akan dihiasi foto-foto sejarah pelabuhan dari masa ke masa.

Sehingga masyarakat bisa mengetahui bagaimana perkembangan pelabuhan dari jaman kolonial Belanda sampai sekarang.

"Kalau di Tanjung Priok punya museum maritim nanti di sini terminal penumpang akan kami desain seperti itu," ungkap Elsa.

(posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved