Gandeng BNNK, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Tes Urine Pegawai, Ini Hasilnya

Seluruh petugas dikumpulkan, tak terkecuali mereka yang turun piket pun turut dilakukan tes urine.

Gandeng BNNK, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Tes Urine Pegawai, Ini Hasilnya
(IST/dok Lapas)
Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Seno Utomo beserta jajarannya melakukan tes urine, Jumat (11/10/2019) 

POSBELITUNG.CO - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan mengundang Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Belitung untuk melakukan tes urine terhadap seluruh pegawai di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Jumat (11/10/2019).

Seluruh petugas dikumpulkan, tak terkecuali mereka yang turun piket pun turut dilakukan tes urine.

Bahkan selama tes urin berlangsung turut dilakukan pemeriksaan dengan diawasi langsung oleh Piket Satops Patnal.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Kemenkum HAM tentang langkah-langkah progresif yang harus dilakukan lapas dan rutan di seluruh Indonesia untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Termasuk penggunaan ponsel dan barang-barang terlarang di dalam lapas dan rutan," ujar Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Seno Utomo melalui siaran rilis.

Seno menjelaskan pelaksanaan kegiatan tersebut juga sebagai bentuk keseriusan jajaran Pemasyarakatan khususnya Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dalam menyatakan perang terhadap Narkoba.

"Sebelum membersihkan napi di dalam, pasti yang harus dibersihkan dahulu adalah pegawainya. Saya sangat bersyukur tadi hasilnya negatif semua dan kami menggandeng BNNK Belitung untuk menyaksikan langsung kegiatan test urin hari ini," terangnya.

Dirinya menekankan kepada seluruh petugas harus selalu siap siaga dalam menjalankan tugas dan jangan sampai barang haram tersebut masuk ke dalam lapas.

“Saya tekankan kepada jajaran saya, jangan ada yang terlibat Penyalahgunaan Narkoba karena Sanksi tegas hingga pemecatan sudah dipastikan," tegas Seno.

Sementara itu, Kasi Binapi Giatja Heri melalui Kasubsi Perawatan Willi Sutrisno menambahkan terdapat delapan parameter yang digunakan dalam melakukan tes urine.

"Alat ini bisa mendeteksi berbagai jenis narkoba di antaranya Metamphetamine, K2 (Ganja Sintetis) Cocain (COC). Tidak butuh waktu lama, hasilnya pun langsung diketahui. Dari hasil tes urine tersebut, seluruh hasilnya tidak ada pegawai yang terbukti menggunakan narkoba, alias negatif," ujarnya didampingi Perawat Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Rizka Rahmaharyanti.

(Bangkapos/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved