Breaking News:

Berita Belitung

Toonel HIKAJAT SENJOEBOK Akan Dipentaskan dalam Festival De Senjoebok

Tononel Hikajat Senjoebok sebagai upaya pelestarian warisan seni dan budaya merupakan bagian dari rangkaian Festival De Senjoebok II secara Eksklusif.

posbelitung.co/Suharli
Para pemain drama saat latihan sebelum pementasan Toneel Hikajat Senjoebok. Senin (14/10/2019) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Tononel Hikajat Senjoebok sebagai upaya pelestarian warisan seni dan budaya merupakan bagian dari rangkaian Festival De Senjoebok II secara Eksklusif.

Kepala Desa Senyubuk Annasrul Hakim menyampaikan pada 1950an Toonel pernah rutin dipentaskan di Kelapa Kampit sebagai hiburan rakyat yang yang ditunggu-tunggu, bahkan pada masa itu pernah ada perkumpulan Pemuda Pemudi kelapa kampit khusus dalam pementasan Toonel.

"Namun sejak 1980an tradisi Toonel berangsur-angsur mulai kehilangan ruang hingga saat ini Toonel sudah sangat jarang dipentaskan, untuk itu Pada hari Jumat malam tanggal 18 Oktober 2019 akan datang Pemerintahan Desa Senyubuk akan mencoba menghadirkan kembali pentas Toonel dengan Judul "HIKAJAT SENJOEBOK" pukul 19.30 WIB di lapangan Segitiga Kelapa Kampit," ujar Annas kepada posbelitung.co, Senin (14/10/2019).

Sementara itu Ketua lembaga adat Melayu Belitung Timur, Andi Susanto mengatakan Toonel ini berasal dari bahasa Belanda yang berati seni teater.

"Khusus didaerah Kampit pernah ada perkumpulan Toonel pada 1955, yang dinami Setia Usaha Pemuda Indonesa (SUPI) yang berlokasi di Dusun Limau Manis. Toneel baru muncul kembali ditahun 2019 pada festival De Senyoebok II," ujarnya.

(posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved