WIKI Belitung

Tradisi Adat Belitung Muang Jong, Suku Sawang Percaya Laut Berikan Keselamatan dan Keberkahan

Muang Jong atau Buang Jong,ritual yang menunjukkan bahwa laut "tumpah darah" bangsa maritim.

Tradisi Adat Belitung Muang Jong, Suku Sawang Percaya Laut Berikan Keselamatan dan Keberkahan
Posbelitung/Dede Suhendar
Tradisi Adat Muang Jong Atau Buang Jong Di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung. 

POSBELITUNG.CO--Muang Jong atau Buang Jong,ritual yang menunjukkan bahwa laut "tumpah darah" bangsa maritim. Orientasi terhadap kelautan ini menjadi dasar pedoman hidup bangsa maritim termasuk pandangan terhadap kekuasaan dan kekuatan alam. 

Suku Sawang percaya kekuatan di laut itu akan memberikan keselamatan sekaligus keberkahan, pernyataan tersebut disampaikan oleh Fithrorozi Pengiat Budaya Belitung. 

Dirinya mengatakan Belitung, menurut catatan Kependudukan Depati didiami bangsa Cina, Eropa, orang laut, Melayu dan orang Darat.

"Muang Jong tradisi orang laut, Belanda menyebutnya Sekah. Namun sebutan Sekah yang diucapkan menjadi Sekak berkonotasi negatif. Orang Melayu menyebut Sekak suka makan mantak," Kata Fithrorozi, Senin (14/10/2019).

Menurutnya, sehingga mereka lebih suka dipanggil suku Sawang. Sebutan suku Sawang ini tercatat sebagai komunitas adat terpencil oleh departemen sosial.

Sedangkan berdasarkan, budaya orang darat yang bertujuan memohon keselamatan bukan Muang Jong tapi selamat laut.

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, menyaksikan Ritual Buang Jong, dan dilaksanakan Di Pantai Tanjung Tinggi,  Desa Tanjung Tinggi Kecamatan Sijuk, Minggu (13/10/2019)
Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, menyaksikan Ritual Buang Jong, dan dilaksanakan Di Pantai Tanjung Tinggi, Desa Tanjung Tinggi Kecamatan Sijuk, Minggu (13/10/2019) (Dok/Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie)

Menurut sejarah, besar kemungkinan Suku Sawang yang ada di Bangka Belitung berasal dari Lingga ini, dikuatkan dari tradisi Bedaek pada Suku Sawang mereka menyebut Gunung Daerah sebagai tempat mereka berdiam.

Dalam menjelajah, Suku Sawang singgah di pulau kecil. Banyak tetua adat Suku Sawang menyebut mereka berasal dari pulau kecil. Namun Pemahaman kata Diam berbeda dari orang melayu atau orang darat.

Seperti dikutip dari Wikipedia, menjelaskan Muang jong atau upacara Muang Jong dilaksanakan tiga hari tiga malam berturut-turut. Ucapata ini akan dipimpin oleh seorang dukun.

Pelaksanaannya kemudian diikuti oleh semua orang Sawang dari berbagai wilayah di sekitar Pulau Belitung. Upacara Muang Jong akan diawali dengan tradisi mengambil kayu di hutan oleh masyarakat Sewang.

Halaman
123
Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved